Penyair Jakarta dan Pengurus Yayasan HPI Hadiri Perayaan Hari Raya Puisi di Riau -->
Cari Berita

Advertisement

Penyair Jakarta dan Pengurus Yayasan HPI Hadiri Perayaan Hari Raya Puisi di Riau

Minggu, 19 Juli 2026

Penyair Jakarta dan Pengurus Yayasan HPI Hadiri Perayaan Hari Raya Puisi di Riau

PEKANBARU, PARASRIAU.COM - Perayaan Hari Puisi Indonesia (HPI) yang dilaksanakan, Jumat (17/7/2026) di Riau tak hanya dihadiri para penyair dan puluhan pembaca puisi dari Riau saja. Tapi juga dihadiri penyair asal Jakarta yang juga pengurus Yayasan HPI, Willy Ana.

Ana, begitu dia akrab disapa, sengaja datang ke Pekanbaru untuk bersama-sama merayakan HPI di negeri asal mula hari raya puisi dini dideklarasikan. Ana pun membacakan puisi dan menyampaikan  ucapan terimakasih kepada penyelenggara.

‘’Kami dari Yayasan HPI mengucapkan terimakasih kepada semua yang terlibat dalam perayaan HPI di Riau ini. Terkhusus untuk Rumah Sunting yang tak henti menggerakkan dan melaksanakan HPI ini sejak tahun 2013. Kawan-kawan Yayasan HPI titip salam untuk teman-teman di Rumah Sunting,’’ katanya.

Perayaan HPI hari itu pun berjalan meriah. Semua penyair membacakan puisi dengan berbagai gaya dan ekspresi. Tidak hanya penyair, tapi juga ada  pejabat, anggota DPRD, pimpinan komunitas, pimpinan organisasi kemasyarakatan, dosen, mahasiswa, guru, pelajar, bahkan penyair dari Jakarta juga hadir.

Kazzaini Ks dalam sambutannya yang sekaligus mewakili segenap panitia pelaksana dan merupakan saksi penting lahirnya HPI, menegaskan harapannya agar HPI terus digaungkan di Riau.

‘’Hari Puisi Indonesia penting bagi Riau, karena Riau termasuk penggagas dan menjadi tempat deklarasi,’’ katanya.

Sepanjang tahun itu pula Kazzaini menyaksikan bagaimana Hari Puisi Indonesia di Riau dirayakan dengan meriah dan dihadiri berbagai penyair baik lokal, nasional, maupun internasional.

‘’Kita tahu Rumah Sunting adalah penggerak dan pelaksana perayaan HPI di Riau dengan didukung banyak pihak. Tidak hanya di Kota Pekanbaru, tapi sampai ke desa-desa di kabupaten/kota di Riau. Semoga setiap tahun kita bisa merayakan HPI, juga sebagai jalan bersilaturahmi. HPI Lahir di Riau dan harus tumbuh terus di Riau,’’ kata Kazzaini lagi.

Kegiatan ini juga dihadiri inisiator HPI, Datuk Seri Lela Budaya Rida K Liamsi. Dalam sambutannya, Datuk Rida menyampaikan bahwa HPI ada karena ada Riau.

‘’HPI ada karena Riau. Kalau tidak ada Riau, tidak akan ada HPI. Maka sudah semestinya kita menjaga api semangat dan gelora kebesaran HPI secara bersama-sama. Rayakan setiap tahun,’’ kata Datuk.

Pelaksanaan HPI tahun ini dilaksanakan dengan sederhana tapi penuh khidmat. Puisi-puisi dibacakan di ruang setengah terbuka secara bergantian sambil menyeruput kopi dan rebus-rebusan. 

Dihadiri banyak penyair. Puisi dibacakan mulai dari anak TK, remaja, dewasa hingga para senior. Selain pembacaan puisi, juga pemutaran video sejarah HPI.

Founder KSB Rumah Sunting, Kunni Masrohanti menjelaskan, perayaan HPI tahun ini sengaja dilaksanakan lebih awal dengan harapan bisa memancing semangat penyair dan komunitas-komunitas sastra lainnya di kabupaten/kota di Riau, bahkan seluruh provinsi di Indonesia untuk turut merayakannya. 

‘’HPI memang dirayakan setiap tanggal 26 Juli, tapi tahun ini kami melaksanakannya lebih awal. Ya, semoga kawan-kawan penyair dan komunitas lain  di seluruh Indonesia bisa turut merayakannya. Semakin banyak yang merayakan Hari Puisi,  semakin puisi merakyat, semakin puisi dicintai masyarakat luas,’’ kata Kunni.

Hadir juga dalam perayaan HPI kali ini Kepala Balai Bahasa Provinsi Riau Dr Umi Kulsum, S.S, M.Hum, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Riau Kristanto Januardi, S.S, M.M, Anggota DPRD Riau yang juga penyair Dodi Irawan, Anggota DPRD Riau Abdullah dan masih banyak lainnya.

Inilah nama-nama penyair dan pembaca puisi di perayaan HPI tahun 2026 di Kota Pekanbaru:

1. A Aris Abeba (Imam Panggung Toktan yang akrab disapa Tok Tan)
2. Fakhrunnas MA Jabbar
3. Husnu Abadi
4. Hang Kafrawi
5. Jefry Al Malay (Ketua Dewan Kesenian Riau)
6. Kazzaini Ks 
7. Kunni Masrohanti 
8. Mulyati Umar  (Pimpinan TBM Mentari Sago)
9. Rida K Liamsi 
10. Taufik Ikram Jamil (Ketua Lembaga Adat Melayu Riau)
11. Syafruddin Saleh Sei Gergaji
12. Willy Ana (Jakarta)
13. Dodi Irawan (Penulis/Anggota DPR Riau Fraksi PAN)
14. Kristanto Januardi S.S, MM (Kepala BPKebudayaan Riau)
15. Dr Umi Kulsum S.S, M.Hum (Kepala Balai Bahasa Riau)
16. Fachri Yasin
17. Sri Mekka (Permaisuri Kerajaan Rokan)
18. Dang Mawar (Sanggar Matan)
19. Azhar Gulthom (Riau Sastra)
20. Wahyu Oktafiani (Duta Baca Riau 2025)
21. Dini Novira (Duta Bahasa 2025)
22. Abdul Hapiz AR (Ketua Forum Taman Baca Masyarakat Kota Pekanbaru)
23. Siti Zubaidah (Forum Lingkar Pena Riau)
24. Alya Sapri Nayla (SMPN 50 Pekanbaru)
25. Cak Winda (Text Art) (Galeri Hang Nadim)
26. Muhammad Asqalani Eneste, Eko Ragil, Lailywati, Kasih Putri Pane, (Komunnitas Pena Terbang/Competer)
27. Muhammad Tegar, Nyi Ayu Siti Julaiha (TBM Cahaya Rumah)
28. Alif Israqi, Revi Maulana Setiawan,Nawaitu Fliora Linchpin (Ekskul Sastra Al Huda Feat TBM Cahaya Rumah)
29. Khori dan Afdalul Fahri (SMPN 13 Pekanbaru).***