Wali Kota Pekanbaru Sambut Baik Program Pangan Khusus Stunting Bulog Riau-Kepri
Cari Berita

Advertisement

target='_blank' title='Settia Blog'>settia

Wali Kota Pekanbaru Sambut Baik Program Pangan Khusus Stunting Bulog Riau-Kepri

Kamis, 04 Februari 2021

 

Wali Kota Pekanbaru, Firdaus

PEKANBARU, PARASRIAU.COM - Wali Kota Pekanbaru Firdaus menyambut baik rencana dari Bulog Kanwil Riau-Kepri, melalui program pangan khusus stunting (kekerdilan).


"Lewat upaya ini maka program Pemerintah Kota bisa terbantu dalam pengentasan anak stunting," kata Firdaus di Pekanbaru, Kamis (4/2/2021) seprti dinukil dari Antara


Selain bersinergi untuk memproduksi beras suportif, untuk pangan khusus anak stunting, Bulog dan Pemko juga sepakat mengendalikan inflasi dan ketersediaan stok beras di Pekanbaru, sebagai bentuk antisipasi dalam masa COVID-19.


Maka pada kesempatan ini, Firdaus meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (DPP) Pekanbaru untuk menindaklanjuti kerja sama dalam pengendalian inflasi untuk adanya tempat pencatatan komoditas bahan pokok di pasar-pasar Pekanbaru.


"Ini sinergi luar biasa, masalah kita salah satunya pada komoditi beras. Ada tiga daerah di Riau penghasil beras, namun untuk proses produksi hingga kemasan tidak diolah di Riau. Sehingga harga beras di Riau, cenderung tinggi. Jadi program Bulog mengenai beras suportif itu, penting ditindaklanjuti untuk pengentasan stunting pangan," kata Wali kota.


Sementara itu, Kepala DPP Kota Pekanbaru Ingot Ahmad siap menindaklanjuti kerja sama yang telah disampaikan Bulog Riau-Kepri. 


Ingot menilai, bagaimanapun, Bulog memiliki peran penting dalam layanan kebutuhan dasar. 


"Sejauh ini kerja sama kita dengan Bulog terus terjalin. Termasuk kerja sama komoditi pangan dan pengendalian inflasi," kata  Ingot.


Dalam suasana pandemi ini, kata Ingot, perlu ada penyegaran sinergi yang terjalin selama ini. Hal ini untuk melaksanakan sistem komoditi pangan yang efisien. 


"Kerja sama di rumah pangan dan pencatatan komoditi memang sempat tak berjalan mulus karena situasi pandemi ini. Dengan silaturahmi ini akan kita coba merekatkan kembali. Tujuannya, agar ketersediaan bahan pokok di Pekanbaru aman dan harganya terjangkau oleh masyarakat," katanya.


Sementara itu Kepala Perum Bulog Wilayah Riau-Kepri Bachtiar mengatakan, dalam pertemuan tersebut, ada beberapa aspek yang dibahas. Pertama, mengenai program pengentasan stunting pangan di Pekanbaru. Kedua, pengendalian inflasi dan ketiga, melaporkan stok pangan dan bahan pokok di Pekanbaru.


Kepala Perum Bulog Wilayah Riau-Kepri Bachtiar menjelaskan untuk pengentasan stunting pangan di Pekanbaru, pihaknya bersama Pemko Pekanbaru bersinergi untuk memproduksi beras suportif. 


"Terkait pengendalian inflasi, kami bersama Wali kota yang didampingi Kadis DPP bersepakat untuk adanya pencatatan komoditi pangan dan kebutuhan pokok di pasar-pasar yang ada di Pekanbaru. Pemko sediakan tempatnya, kami yang akan mengelolanya," jelas Bachtiar.


Selain itu Bulog juga melaporkan ke Wali Kota, bahwa kondisi stok kebutuhan pokok di Pekanbaru cukup. Apalagi akan memasuki bulan Ramadhan tahun ini.  (antara) 


Editor: Anto Chaniago