PEKANBARU, PARASRIAU.COM - Buka puasa bersama WTK (Wai Tan Kung) Provinsi Riau pada 27 Februari 2026 lalu di sebuah hotel di Pekanbaru tak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum memperkuat nilai spiritual anggota. Uniknya saat jelang berbuka puasa ditandai dengan pemukulan alat rebana.
Mengangkat tema “Mempererat Sinergi, Menggapai Berkah Ramadhan”, kegiatan ini dihadiri 65 peserta. Turut hadir Penasehat WTK, Ir. Eddy Rab, Ketua Harian, Dr. Mutia Eliza MM, Ketua WTK Panam Djarot dan pengurus organisasi lainnya.
Ketua Panitia, Ir. El Syabrina, MP menyampaikan apresiasi atas partisipasi anggota meski persiapan singkat. Ia menegaskan bahwa buka bersama bukan sekadar makan bersama, melainkan sarana mempererat ukhuwah.
Ketua WTK, Prof. Dr. Seno Andri, MSi dalam sambutannya mengajak anggota meningkatkan kekompakan dan kekeluargaan. Diibaratkan, semua anggota WTK seperti kelapa, semakin tua semakin berminyak, semakin matang dan memberi manfaat.
Dengan semangat kebersamaan dan nilai spiritual yang kuat, WTK berharap Ramadhan menjadi momentum mempererat sinergi sekaligus menggapai keberkahan bersama.
Pada kesempatan yang sama, Seno Andri mengumumkan rencana keberangkatan umroh bersama sebagian anggota WTK yang direncanakan usai Hari Raya Idul Fitri tak lama lagi.
“Tidak semua anggota yang dapat ikut karena kesibukan masing-masing, namun ini menjadi bagian dari ikhtiar meningkatkan nilai spiritualitas masing-masing,” katanya.
Acara berlangsung khidmat dengan Tausiah Ramadhan oleh Ustadz Dr. Khairul Amin, MPdi, yang menguraikan makna puasa sebagai sarana pembentukan karakter dan peningkatan ketakwaan. Kegiatan ditutup dengan doa bersama menjelang waktu berbuka.***

