9 Kecamatan di Rohil Terdampak Banjir, Bupati: Perlu Bantuan dari Pihak Provinsi
Cari Berita

Advertisement

9 Kecamatan di Rohil Terdampak Banjir, Bupati: Perlu Bantuan dari Pihak Provinsi

Senin, 08 Januari 2024

Bupati Rohil, Afrizal Sintong bersama Forkopimda Rohil mengikuti kegiatan Vidcon Rakor lintas sektoral dalam rangka penanganan banjir di Provinsi Riau. 


ROHIL, PARASRIAU.COM - Bupati Rokan Hilir (Rohil), Afrizal Sintong bersama Forkopimda Rohil mengikuti kegiatan Video Conference (Vidcon) Rakor lintas sektoral dalam rangka penanganan banjir di Provinsi Riau yang dipimpin Kapolda Riau Irjen Pol Muhammad Iqbal dan Forkopimda Riau, Senin (8/1/2024).


Pada kesempatan itu Kapolda Riau memberikan kesempatan kepada beberapa kepala daerah untuk menyampaikan kondisi yang terjadi di masing-masing kabupaten. Tak menyiakan kesempatan itu Bupati Afrizal Sintong meminta waktu untuk menyampaikan kondisi Rohil saat ini.


Disampaikan Bupati, selama musim hujan lebat ini mengakibatkan sebanyak sembilan kecamatan di Rohil terkena dampak banjir khususnya wilayah yang dialiri sungai Rokan serta adanya kiriman air dari hulu sungai Rokan. Tercatat ada 14 ribu KK yang terkena dampaknya.


"Mulai dari kecamatan Tanjung Medan, Pujud, Tanah Putih dan Rantau Kopar terendam banjir. Banjirnya sudah ada merendam dengan ketinggian separuh rumah warga. Bahkan warga kami banyak yang mengungsi ke Duri," ungkap Bupati.


Selain itu, lanjut Bupati, akibat tingginya curah hujan menyebabkan beberapa ruas jalan di Rohil terputus. Seperti jalan yang baru dibangun menuju Rantau Kopar kini sudah terputus. Ada juga jalan lintas pesisir dari Bagansiapiapi menuju Kubu dan jalan di Kecamatan Sinaboi juga tak bisa diakses akibat Banjir.


"Satu lagi pak Jendral, Jalan Nasional di Balam KM 38 juga sudah parah. Takutnya ini akan menjadi macet panjang. Oleh sebab itu, kami meminta bantuan Dinas PU Riau untuk segera menangani ini, minimal dapat diminimalisir agar tidak longsor," terangnya.


Dikatakan Bupati, untuk mengantisipasi rumah warga yang tenggelam, saat ini Pemkab Rohil juga butuh bantuan peralatan berupa perahu karet ataupun sampan untuk membantu menyelamatkan barang-barang rumah tangga milik warga agar tidak rusak. 


"Kalau bisa kami juga minta bantuan tambahan posko dari BPBD Riau maupun bantuan sembako dari Dinsos Riau. Apalagi banjir ini diperkirakan masih lama tentunya kami butuh bantuan Provinsi," ungkapnya.


Saat ini lanjut Bupati, Pemkab Rohil bersama Forkopimda telah bekerjasama mendirikan Posko dan memberikan bantuan sembako kepada masyarakat. Untuk memastikan penanganan banjir, Bupati Rohil juga melanjutkan rapat koordinasi dengan Forkopimda serta pelaku usaha ataupun perusahaan yang ada untuk sama-sama membantu menangani masalah ini. (rilis)