Sekjend MUI Pusat: MUI Riau Miliki Modal Geopolitik dan Geostrategis Sangat Luar Biasa
PEKANBARU, PARASRIAU.COM - Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (Sekjend MUI) Pusat, Dr. H. Amirsyah Tambunan, MA secara resmi mengukuhkan 9 Komisi dan 4 Lembaga yang ada di tubuh MUI Provinsi Riau.
Acara pengukuhan yang penuh khidmat tersebut dilangsungkan pada hari Sabtu (23/5/2026) di Balai Serindit, Kompleks Kediaman Gubernur Riau. Oleh karena itu, MUI Riau sudah resmi memulai babak baru masa khidmatnya.
Sekjend MUI Pusat, Dr. H. Amirsyah Tambunan, MA dalam Arahnya menyatakan optimis terhadap masa depan kepengurusan MUI Riau yang baru ini.
“MUI Riau memiliki modal geopolitik dan geostrategis yang sangat luar biasa. Berada di koridor budaya serumpun Melayu dan bersinggungan langsung dengan negara tetangga, wilayah ini sangat layak menjadi 'Jendela ASEAN' dalam mewakili dakwah Islam yang moderat (wasathiyah), inklusif dan berkemajuan di Asia Tenggara,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum MUI Provinsi Riau, Dr. H. Saidul Amin, MA dalam pidatonya memaparkan tiga misi besar yang menjadi kompas gerak organisasi selama lima tahun ke depan.
Pertama, memperkuat konsolidasi internal, soliditas pengurus serta memperdalam penetrasi keulamaan di tengah dinamika sosial masyarakat Riau.
Kedua, memperluas dakwah, membangun strategi jejaring serta memberikan kontribusi nyata dalam isu-isu keislaman di tingkat regional dan global, khususnya di kawasan Asia Tenggara.
Ketiga, membangun landasan ekonomi yang kuat, profesional dan berkelanjutan agar pelayanan umat tidak bergantung pada pihak luar.
“ Pada momentum strategi ini, sekaligus dilakukan pengukuhan resmi terhadap 9 komisi dan 4 lembaga di bawah naungan MUI Provinsi Riau untuk masa bakti 2025–2030. Langkah ini diambil sebagai upaya reformasi organisasi guna mengoptimalkan percepatan pelayanan keumatan,” ujarnya.
Selain itu, melalui agenda pengukuhan Komisi dan Lembaga serta Rapat Kerja Daerah (Rakerda MUI Riau 2026), lembaga keulamaan ini menegaskan komitmennya untuk bertransformasi menjadi poros penggerak peradaban Islam yang mandiri dan berdaya saing internasional.
Asisten III Setdaprov Riau yang hadir mewakili Plt. Gubernur Riau juga turut memberikan dukungan penuh terhadap program yang akan dijalankan MUI Riau.
“Pemerintah Provinsi berkomitmen memberikan stimulan moril maupun materil, guna menyokong program kerja MUI, khususnya pada sektor pelatihan moral, sosial keagamaan dan pendidikan karakter bangsa,” jelasnya.
Rakerda MUI Riau tahun ini mengusung tema filosofis: “Bertahta di Hati Umat, Bersemayam di Jiwa Bangsa dan Berdampak untuk Semesta”. Melalui rangkaian tema ini, kepengurusan baru MUI Riau diharapkan mampu melahirkan program kerja taktis yang langsung menyentuh akar rumput sekaligus relevan menjawab tantangan global.
Acara pengukuhan Komisi dan Lembaga serta Rakerda ini menghadirkan sekitar 400 peserta. Mereka terdiri dari unsur pengurus pleno, perwakilan tokoh agama, pengajar serta utusan dan utusan dari berbagai ormas Islam di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Riau.***
Penulis: M Ikhwan

