Dosen Teknik UIR Raih USD 5.000 Pada Grand Internasional JASTIP Jepang
Cari Berita

Advertisement


Dosen Teknik UIR Raih USD 5.000 Pada Grand Internasional JASTIP Jepang

Selasa, 05 April 2022

Dosen Teknik UIR Raih USD 5.000 di Grand Internasional JASTIP Jepang. ist


PEKANBARU, PARASRIAU.COM - Dosen prodi teknik informatika Universitas Islam Riau mendapatkan dana penelitian sebesar USD 5000 pada Grand Internasional dari Japan-Asean Science, Technology and Innovation Platform (JASTIP).


Mereka mendapat dana penelitian dengan proposal penelitian yang berjudul “Analysis of Haze Concentration in Particulate Matter (PM 2.5) akibat Kebakaran Hutan untuk Smart City Berbasis Internet of Things Technology”.


Dimana penelitian ini diketuai oleh Dr Evizal ST Meng, berkolaborasi dengan tiga negara yaitu Indonesia, Malaysia dan Jepang. Perlu diketahui, dari 100 lebih proposal yang masuk, yang diterima hanya 31 proposal penelitian dan Universitas Islam Riau (UIR) berhasil masuk dalam salah satu proposal yang diterima tersebut. Adapun perguruan tinggi kolaborasi dari Universitas Islam Riau (UIR) Indonesia, Universitas Teknologi Malaysia (UTM) Malaysia dan Kyoto University, Jepang.


Dalam penelitian ini nantinya akan ada nama-nama perwakilan dari ketiga perguruan tinggi tersebut yaitu Dr Arbi Haza Nasution mewakili Universitas Islam Riau, Prof Dr Sharul Kamal Abdul Rahim mewakili Universiti Teknologi Malaysia, dan Prof Dr Shoichiro Hara mewakili Universitas Kyoto Jepang.


Dengan terpilihnya proposal yang diajukan oleh akademisi Universitas Islam Riau ini dan mendapatkan dana untuk pelaksanaan program tersebut, maka diharapkan UIR sebagai salah satu perguruan tinggi serta institusi pendidikan dapat berkonstribusi secara umum dan khusus dalam kemajuan penelitian dan pendidikan. Hal ini sesuai dengan Misi UIR yaitu menyelenggarakan penelitian, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bereputasi internasional.


Dekan Fakultas Teknik UIR Dr Eng Muslim ST MT mengatakan keberhasilan dosen teknik UIR mendapat pendanaan dari penelitian dari negri diharapkan dapat menambah kerjasama dan kolaborasi khususnya penelitian antara UIR dan beberapa universitas di luar negeri. Sehingga kegiatan penelitian ini semakin bermanfaat dan semakin bertafar internasional sesuai dengan visi UIR menjadi Universitas berkelas dunia.


"Ini juga tentunya menjadi semangat yang tinggi bagi dosen lainnya. Dengan adanya colaboration research ini, tentu menjadi publikasi bersama, baik bagi kita UIR-Indonesia, Malaysia atau Jepang. Karena, jika pihak Malaysia atau Jepang membuat penelitian ini maka akan tercantum nama UIR -Indonesia, begitupun sebaliknya. Jika UIR melakukan penelitian ini maka otomatis akan tercantum nama Malaysia dan Jepang dalam penelitian tersebut," ujar Dr Eng Muslim, Senin (4/4/2022).


Ditambah lagi, menurut Muslim, JASTIP atau Japan-Asean Science, Technology, and Innovation Platform adalah sebuah platform atau wadah untuk mendukung inovasi di bidang ilmu pengetahuan dan riset. Serta untuk mendorong pencapaian dalam mendukung Sustainable Development Goals (FDGs).


"JASTIP juga dapat diartikan simbol kolaborasi sains dan teknologi antara Jepang dengan berfokus kepada  negara-negara Asia Tenggara, yaitu ASEAN seperti Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Dimana diharapkan dapat berkontribusi untuk mempromosikan penelitian kolaboratif dan pemberian hibah penelitian bagi para akademisi serta peneliti di negara Asia Tenggara," tutupnya. (*)


Editor: M Ikhwan