Walikota: MTQ Diharapkan Dapat Memotivasi Anak Belajar Alquran
Cari Berita

Advertisement


Walikota: MTQ Diharapkan Dapat Memotivasi Anak Belajar Alquran

Minggu, 13 Maret 2022

Walikota Pekanbaru didampingi Gubernur Riau saat memukul beduk tanda dibukanya pelaksanaan MTQ ke-54 tingkat Kota Pekanbaru. pekanbaru.go.id


PEKANBARU, PARASRIAU.COM - Walikota Pekanbaru, Dr. H. Firdaus, S.T, M.T menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-54 tingkat Kota Pekanbaru yang digelar di Masjid Dakwah, Jalan Paus, Kelurahan Lembah Damai, Kecamatan Rumbai, Sabtu (12/3) malam.


Pembukaan MTQ Kota Pekanbaru diawali dengan penampilan marching band, dilanjutkan dengan pawai defile seluruh kafilah kecamatan se-Pekanbaru, pembacaan ayat suci Alquran dan laporan dari ketua panitia MTQ.


Selain Walikota Pekanbaru Firdaus, hadir dalam acara MTQ, Gubermur Riau Syamsuar MSi, Wakil Walikota Ayat Cahyadi SSi yang juga Ketua LPTQ Pekanbaru, Sekdako Pekanbaru M. Jamil,  M.Si, anggota DPRD Pekanbaru dan Forkompimda Pekanbaru.


Wali Kota Pekanbaru Firdaus dalam sambutannya menyampaikan, MTQ yang digelar setiap tahunnya diharapkan dapat memotivasi anak untuk belajar dan mencintai Alquran. "Yang lebih penting lagi bagaimana mereka memahami kandungan Alquran untuk dapat diamalkan di dalam segala kehidupan," ucapnya.


Pada tahun 2022, selama dua periode kepemimpinan Firdaus telah berhasil memberantas buta aksara Alquran. Disampaikan orang nomor satu di Kota Pekanbaru ini, di tahun 2012, sekitar 35 persen remaja dari keluarga muslim di Pekanbaru tidak bisa membaca Alquran.


"Alhamdulillah, dari tahun 2016 lalu kita sudah bisa memberantas buta aksara Alquran, walapun masih ada diperkirakan 3 sampai 4 persen. Tapi ini juga diperkirakan dengan mobilitas perpindahan penduduk," ucap Datuk Bandar Setia Amanah ini.


Saat ini, sebut Firdaus, anak-anak dan remaja di Kota Bertuah sudah banyak yang hafal Alquran. "Alhamdulillah, dalam 10 tahun terakhir ini, masyarakat Pekanbaru dari remaja keluarga muslim bebas dari buta aksara Alquran dan juga untuk anak-anak yang menjadi qori dan qoriah, tahfiz, semakin banyak jika dibandingkan dari tahun sebelumnya," ujar dia.


Untuk itu melalui pelaksanaan MTQ, ia berharap bisa semakin meningkatkan kecintaan umat Islam terhadap Alquran. "Kita harapkan belajar Alquran ini bisa membangun dan membentuk generasi muda yang Qurani, maupun untuk membangun kemandirian atau daya saing yang tinggi," sampainya.


Pada momen tersebut, Firdaus dan Wakilnya Ayat Cahyadi berpamitan kepada masyarakat Pekanbaru setelah 10 tahun kepemimpinannya. "Kami Firdaus-Ayat minta maaf kepada masyarakat Pekanbaru. Terimakasih pelayanan yang telah kami berikan dapat dukungan msyarakat. Hal ini ditunjukan dengan prestasi baik pada tingkat nasional dibidang ekonomi, sumber daya manusia dan tentumya pelayanan," kata Firdaus.


Ia tak lupa berpesan, agar masyarakat Pekanbaru terutama generasi muda, terus mengembangkan potensi dalam berbagai bidang.


"Di tahun 2045 mendatang, Indonesia berpeluang besar menjadi negara maju dibidang ekonomi. Pekanbaru sendiri akan bertransformasi menjadi Kota Megapolitan. Sehingga dengan adanya MTQ ini, kita menyiapkan generasi masyarakat madani yang maju dan menjadikan Alqur'an sebagai pedoman hidup," pesannya.


Disisi lain Gubernur Riau Syamsuar MSi, yang langsung membuka acara MTQ ke-54 tingkat Kota Pekanbaru mengucapkan terimakasih kepada Wali Kota Pekanbaru Firdaus dan jajaran yang telah mengonsep kegiatan secara meriah.


"Penyelenggaran MTQ bukan sekedar ajang perlombaan. Lebih dari pada itu kegiatan ini bertujuan menumbuh kembangkan kecintaan terhadap Alquran. Semoga Kota Pekanbaru berhasil mencetak hafiz/hafizah dan Qori/Qoriah yang berprestasi ditingkat Provinsi Riau, Nasional bahkan internasional," ucap Gubernur Riau.


Sementara itu, Ketua Umum Panitia MTQ ke-54 tingkat Pekanbaru, Syoffaizal yang juga Asisten I Setdako Pekanbaru mengatakan, MTQ Kota Pekanbaru bertujuan meningkatkan amalan quran bagi umat Islam.


"Konsep dan tujuan MTQ yakni mensyiarkan ajaran agama Islam dengan melibatkan masyarakat. Jadi ini bukan hanya lomba dan seremonial saja, tapi bagaimana masyarakat Pekanbaru bisa mengamalkan ayat-ayat suci Alquran," kata Syoffaizal.


Syoffaizal menambahkan, gelaran MTQ tahun ini yang diikuti 170-an peserta memiliki tujuan untuk menjaring bibit-bibit qori-qoriah di ajang MTQ Tingkat Provinsi Riau.


Mantan Kepala BPKAD Kota Pekanbaru ini kembali mengatakan jika kegiatan MTQ ke-54 akan berlangsung selama empat hari mulai 13 Maret hingga 16 Maret 2021 dan dipusatkan di Masjid Dakwah Pekanbaru. (*)


Editor: M Ikhwan