Koptan Sialang Sakti Terima Manfaat Kemitraan Tanaman Kehidupan PT SSL Sebesar Rp 3.7 M
Cari Berita

Advertisement


Koptan Sialang Sakti Terima Manfaat Kemitraan Tanaman Kehidupan PT SSL Sebesar Rp 3.7 M

Kamis, 16 Desember 2021



PEKANBARU,PARASRIAU.COM - Koperasi Sialang Sakti, Desa Batas, Kecamatan Tambusai menerima manfaat kemitraan tanaman kehidupan kerjasama dengan perusahaan hutan tanaman industri, PT Sumatera Sylva Lestari (SSL) yang beroperasi di Kabupaten Rokan Hulu, Kamis (16/21) di Pekanbaru.


Hasil kemitraan tanaman kehidupan yang diterima oleh pengurus koperasi Sialang Sakti merupakan kerjasama pengelolaan tanaman kehutanan di wilayah administrasi Desa Batas.


Penyerahan ini diberikan Komisaris PT SSL, Muller Tampubolon kepada Ketua beserta pengurus Koperasi Sialang Sakti disaksikan Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Rokan Hulu, H. Arif Reza Syah Lc, Sekretaris Komisi II Budi Suroso, Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (DEKOPINDA) Kabupaten Rokan Hulu, Murkhas S.Pd yang juga merupakan anggota DPRD Rokan Hulu beserta Pemerintah Desa Batas.


Komisaris PT SSL, Muller Tampubolon menyampaikan, jumlah hasil kemitraan yang diberikan kepada pengurus Koperasi Sialang Sakti berjumlah 3.7 miliar rupiah yang diberikan atas kerjasama pengelolaan tanaman kehutanan daur ketiga.


Ketua Komisi II Kabupaten Rokan Hulu, H. Arif Reza Syah, Lc sebelum penyerahan manfaat tanaman kehidupan menyampaikan komunikasi antara  perusahaan dengan mitra yakni koperasi yang bekerjasama dengan perusahaan harus terjalin dengan baik.


Senada dengan Sekretaris Komisi II, Budi Suroso, ia mengatakan dengan kerjasama kemitraan antara perusahaan dengan koperasi dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.


"Hubungan antara perusahaan dengan koperasi harus berlandaskan asas kekeluargaan, sehingga apapun masalahnya dapat dikomunikasikan seperti keluarga," ucapnya.


Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (DEKOPINDA) Kabupaten Rokan Hulu, Murkhas S.Pd yang juga anggota DPRD Rohul sangat mengapresiasi Komisi II Kabupaten Rokan Hulu yang ikut berperan aktif dalam memantau perkembangan kerjasama antara perusahaan dengan koperasi.


"Munculnya permasalahan antara perusahan dengan mitra itu wajar. Namun dengan adanya masalah, bagaimana mencari solusi untuk mengatasi masalah itu yang utama," katanya. 


Ia menambahkan, selain kerjasama dalam bentuk kemitraan pengelolaan tanaman kehutanan, diharapkan juga kerjasama yang diinisiasi oleh perusahaan dapat dibangun dalam bentuk pengembangan serta pembinaan koperasi. (*)


Editor: M Ikhwan