200 Mahasiswa Raih Cumlaude, Yandri: Alumni Umri Harus Miliki Potensi di Segala Peluang
Cari Berita

Advertisement


200 Mahasiswa Raih Cumlaude, Yandri: Alumni Umri Harus Miliki Potensi di Segala Peluang

Senin, 29 November 2021

Rektor Mubarak menyerahkan penghargaan kepada pemucak Universitas Rizki Nurhandayani AMd  dari jurusan Keuangan Perbankan, dengan IPK 3,92.

 

PEKANBARU, PARASRIAU.COM - Usai menimba ilmu di bangku perguruan tinggi, seorang lulusan atau alumni Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) haruslah memiliki potensi yang bisa masuk di seluruh bidang pekerjaan. Hal ini mengingat perubahan teknologi yang begitu cepat, sehingga untuk menjawab itu semua tidak bisa dipenuhi dengan pengalaman yang lalu, tetapi bagaimana bisa memiliki potensi di segala peluang.


Foto bersama Rektor dengan pemucak Universitas dan keluarga


Demikian disampaikan Sekretaris Pelaksana LLDIKTI Wilayah X, Yandri saat menghadiri Wisuda XX dan XXI Umri, Sabtu (27/11) di Kampus 2 UMRI Pekanbaru. Pelaksanaan wisuda yang diikuti sebanyak 930 mahasiswa tersebut digelar dalam dua hari 27-28 November. 


Dikatakan Yandri, jangan pernah berhenti belajar dan jangan puas hanya menjadi lulusan S1. Lanjutkanlah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Dirinya juga sempat menyinggung soal program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dicanangkan Menteri Pendidikan Kebudayaan, Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Ia menilai program tersebut sangat baik untuk menciptakan SDM yang unggul di masa depan. Karena, program itu membuka kesempatan bagi mahasiswa menjalani pembelajaran di luar program studi yang ia tempuh selama 3 semester. Alhasil, mereka punya kemampuan lebih. Apalagi dalam wisuda kali ini, sebanyak 200 orang lebih mendapatkan indeks prestasi sebagai cumlaude. 


Ketua Senat dan anggota Senat Umri pada pelaksanaan sidang senat terbuka dalam rangka wisuda ke XX dan XXI periode November 2021.


Program tersebut memang sudah dilaksanakan Umri. Namun itu saja belum cukup. Menurut Yandri, Umri juga harus meningkatkan kerjasama dengan semua pihak untuk menunjang lulusan menjadi lebih baik." Karena kerjasama ini menjadi azas yang paling penting dalam pelaksanaan MBKM," katanya


Selain itu pula, ia juga menambahkan bahwa Umri juga harus terus meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan yang diberikan. Melalui peningkatan akreditasi salah satunya. Saat ini sudah ada 26 Prodi yang 20 di antaranya sudah terakreditasi B. Untuk kampus Umri sendiri sudah terakreditasi B. Namun, diharapkan, tahun 2022 mendatang, Umri terus meningkatkan akreditasi menjadi unggul atau A. Hal itu perlu didukung dengan kualitas dosen serta menambah dosen yang tamatan S3. Secara data tercatat dari 210 dosen sudah ada 19 dosen yang lulusan S3. Yandri berharap jumlahnya terus bertambah. Kedepannya Umri juga membuka program pendidikan Magister," katanya.


Wakil Rektor I Sri Fitria Retnawaty menyerahkan ijazah kepada salah seorang wisudawan.


Sementara itu, Wakil Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah, Edi Suandy Hamid yang turut mengikuti kegiatan melalui virtual menuturkan bahwa 

lulusan Umri harus lebih mengusai soft skill dan hard skil. Sebab, keberhasilan seseorang saat ini diukur dari soft skill-nya dan bukan sekadar hard skill. Justru soft skill seperti kecakapan berkomunikasi, berinteraksi, tata Krama, jujur, disiplin itu yang banyak digunakan di lingkungan kerja dan masyarakat. "Ini yang perlu ditanamkan kepada mahasiswa terus memperdalam soft skill lulusan," kata Edy.


Rektor Umri Dr Mubarak didampingi Wakil Rektor I Sri Fitria menyerahkan bingkisan kepada salah seorang wisudawan yang juga merupakan karyawan Umri.


Dikatakannya, dengan diwisuda 930 lulusan Umri menandakan bahwa telah lahir kembali intelektual Islam di Riau. Karena, lulusan Umri tak sekadar dibekali ilmu umum sesuai Prodinya. Tapi juga wajib mengikuti pembelajaran soal Islam dan Kemuhammadiyahan." Dengan sudah diwisuda akan bertambah ilmu, bertambah pengetahuan dan bertambah wawasan diharapkan bisa diimplementasikan dan bisa membahagiakan orang di sekitar dan orang lain," katanya.


Rektor Umri Dr Mubarak MSi menyerahkan bingkisan.


Pandemi Covid-19 ini, kata Edy, memang sangat tidak menguntungkan bagi para wisudawan. Karena, pandemi mempengaruhi sejumlah sendi kehidupan. Termasuk dunia usaha. Bahkan, banyak perusahaan yang tutup dan gulung tikar. Terakhir dirinya mengucapkan terimakasih kepada orangtua yang telah menitipkan putra putrinya di Umri dan kami menyadari mungkin masih banyak kekurangan dalam mendidik namun kami sudah berusaha untuk memberikan yang terbaik selama di Umri.


PaPara wisudawan saat menyanyikan lagu Indonesia Raya.

8

Sementara Rektor Umri, DR. Mubarak, M.Si mengatakan jumlah wisuda kali ini sebanyak 930 lulusan yang dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama dilakukan, Sabtu (27/11) dengan 459 lulusan. Kemudian, Minggu (28/11) dengan 471 lulusan yang diwisuda. Acara wisuda ini sudah mendapatkan izin dari Satgas Covid-19 Pekanbaru. Di samping itu, yang hadir wajib melakukan protokol kesehatan.


Wakil Ketua Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah, Prof Dr Edi Suandi Hamid, M.Ec memberi sambutan secara daring pada wisuda ke XX dan XXI Umri periode November 2021.

 9.      "Dua tahun pandemi banyak dinamika yang dihadapi, sehingga pola kehidupan tentunya turut berubah begitupula halnya di kampus. Namun, sebagai seorang alumni tentunya jangan berhenti sampai disini saja tetapi teruslah mengembangkan potensi diri dengan melakukan berbagai inovasi, sesuai dengan perkembangan zaman saat ini," papar Mubarak.  


Sekretaris LLDIKTI Wilayah X, Yandri,SH, MH, menyampaikan sambutan.


Ia menambahkan bahwa mahasiswa termasuk orangtua dan tamu undangan yang hadir harus sudah tervaksin. "Itu menjadi syarat utama dalam pelaksanaan wisuda kali ini. Covid-19 sangat berpengaruh di berbagai sektor termasuk di dunia kerja. Inilah tantangan bagi lulusan Umri untuk mencari solusi agar semua bisa kembali menjadi lebih baik," pungkasnya. ***



Rektor Umri Dr Mubarak MSi saat menyampaikan sambutan pada Wisuda ke XX dan XXI Umri.



Sekretaris Senat yang juga Wakil Rektor I Umri Sri Fitria Retnawaty, S.Si, MT membacakan SK wisudawan dan juga nama-nama peraih cumlaude dan pemuncak Universitas.

Foto bersama wisudawan dan para dosen Umri.
 

1.      




5.      

6.       

7.       

10.   

11.