Pertama di Sumatera, UPZ Kecamatan Siak Salurkan Zakat dalam Bentuk Pembinaan UMKM
Cari Berita

Advertisement


Pertama di Sumatera, UPZ Kecamatan Siak Salurkan Zakat dalam Bentuk Pembinaan UMKM

Senin, 04 Oktober 2021



SIAK, PARASRIAU.COM - Unit Pengumpul Zakat Kecamatan Siak, Kabupaten Siak melakukan sesuatu berbeda dalam menyalurkan zakat kepada para Mustahik. Pola penyaluran yang biasa dilakukan dengan sesuatu yang konsumtif, kali ini diterapkan dengan kegiatan produktif.


Penyaluran zakat tersebut dengan melakukan pembinaan Mustahik yang mengelola usaha mikro kecil menengah di Kecamatan Siak. Upaya ini digadang-gadangkan sebagai yang pertama di Sumatera yakni penyaluran zakat melalui pembinaan UMKM.


Sekretaris UPZ Siak, Fuad Alsagaf menyampaikan pola pengembangan itu dilakukan mulai dari pelatihan wirausaha Mustahik pengusaha pola produktif. Ada 10 orang peserta pelaku UMKM yang dibantu dari pelatihan hingga pemasaran senilai Rp160 juta.


"Awalnya mereka sudah punya usaha, jadi akan dibantu agar UMKM mereka naik kelas. Mulai dari produksi, perizinan, dan pemasaran seperti kemasan dan rasa produk kuliner diupgrade," cakap Fuad, Senin (4/10/2021).


Dia mengatakan pihaknya sudah melakukan pelatihan kepada 10 orang tersebut serta UMKM lainnnya pada 22 September lalu di Kantor Urusan Agama Kecamatan Siak. Pelatihan itu mendatangkan praktisi kuliner yakni Rahmad, pemilik Rumah Kue Viera Pekanbaru dan Albaretta "influencer" Pekanbaru Kuliner.


10 UMKM itu adalah Syamsiah/Abo yang menjual Aneka kue, kripik, puding, Levi Yante dan aneka keripik. Lalu Jasmadi menjual Bakso tahu dan Krispy. Suryani dengan produk Kue basah dan Frozen. Kamariah dengan Bunga Telang, Slamet Sholehudin dengan Krupuk Sagu, dan Ainun yang juga menjual Aneka kripik. Selanjutnya Sadiyem dan Junaida juga dengan Aneka kripik serta Octavina yang menjadi reseller


Saat ini lanjut Fuad kegiatan pembinaan masih berlangsung difasilitasi juga oleh Dinas Koperasi dan UMKM Siak. Secara keseluruhan mereka dibantu desain kemasan, mesin produksi, dan pemasaran


Pelatihan itu dengan tenaga ahli bidang pengelolaan pangan, manajemen bisnis, tata kelola usaha dan perizinan, 'branding', 'packaging, 'labelling', motivasi, inovasi, dan kreativitas, keuangan dan sharing pengalaman dari usaha yang telah maju," ujarnya.


Untuk pemasaran nantinya telah diusahakan ada yang menampung di Pekanbaru. Maka dari itu Dinas Koperasi dan UMKM Siak digandeng untuk memfasilitasi dalam hal perizinan UMKM.


Meski begitu, hasil produk UMKM ini yang kuliner paling tidak sudah bisa ditampung di Siak. Ya, produknya bisa dilihat di Dapur Mama Nizam, Jalan Taja Kecik, Siak yang menjual kuliner basah hingga kering serta minuman. Bahkan untuk pelatihan pun tempatnya bisa dilakukan di Dapur Mama Nizam ini.


"Program ini juga mendukung Program Bupati Siak untuk menciptakan 1000 UMKM per tahun. Di samping juga meningkatkan taraf hidup Mustahik," paparnya.


Sementara itu Dinas Koperasi dan UMKM melalui Kepala Bidang UMKM Adi Zulyanto menyampaikan pihaknya dalam hal ini memberikan pendampingan untuk fasilitas perizinan. Untuk itu harapannya semoga UPZ kecamatan lainnya juga dapat meniru kegiatan yang dilakukan UPZ Kecamatan Siak. "Ini tentunya dalam membantu mustahik sebagai pelaku UMKM agar bisa naik kelas," tutupnya. ***