Untuk Kesekian Kali, Mahasiswa Unjuk Rasa Kasus Tenayan Raya di KPK dan Kejagung
Cari Berita

Advertisement

target='_blank' title='Settia Blog'>settia

Untuk Kesekian Kali, Mahasiswa Unjuk Rasa Kasus Tenayan Raya di KPK dan Kejagung

Senin, 10 Agustus 2020

 

PEKANBARU, PARASRIAU.COM - Untuk kesekian kalinya, puluhan mahasiswa yang menamakan dirinya Forum Komunikasi Mahasiswa Nusantara menggelar perkenalan di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, Senin (10/8). 

Seperti beberapa kali sebelumnya rasa, kedekatan mereka kedua lembaga tersebut mengusut dugaan korupsi pada proyek perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru di Tenayan Raya.

Koordinator aksi, Riswan Siahaan mengatakan penegakan hukum tidak boleh tebang pilih. Menurutnya, negara tidak boleh kalah melawan koruptor.

"Harusnya kan hukum tak boleh berpikir, negara tak boleh dan harus tak pernah kalah dengan koruptor," kata Riswan dalam orasinya.

Dia mengaku dengan KPK dan Kejagung, lantaran pihaknya sudah berulang kali kecewa untuk pengusutan dugaan perkara tersebut.

"Ya gimana enggak kecewa, kita sudah berulang kali kedekatan KPK dan Kejagung, namun sampai saat ini tidak ada sikap dari kedua lembaga rasuah tersebut," terang Riswan.

Menurut Riswan, proyek Tenayan diduga akan tindak pidana korupsi dari pembangunan Kantor Pemkot Pekanbaru hingga pembangunan Kawasan Industri Terpadu. Dia juga melihat hingga saat ini belum ada penanganan kasus.

"Jika begini, masyarakat harus berharap pada siapa?" pungkasnya, seperti dikutip dari merdeka.com.

Demo yang digelar mahasiswa mendapat pengawalan dari Kepolisian. Usai menyuarakan perintahnya, mereka membubarkan diri dengan tertib. pr2