Diluncurkan Kemenhub 20 Juli, Pemko Sudah Ganti 3.000 Buku KIR Jadi Kartu Pintar BLUe
Cari Berita

Advertisement

target='_blank' title='Settia Blog'>settia

Diluncurkan Kemenhub 20 Juli, Pemko Sudah Ganti 3.000 Buku KIR Jadi Kartu Pintar BLUe

Senin, 31 Agustus 2020



PEKANBARU, PARASRIAU.COM - Sejak diluncurkan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pada 20 Juli 2020, Dishub Pekanbaru terus melakukan pergantian buku KIR menjadi Bukti Lulus Uji Elektronik (BLUe) terhadap kendaraan angkutan dan barang. Lewat BLUe data dan identitas kendaraan yang tertera langsung terkoneksi dengan Kementerian Perhubungan.


Seiring dengan itu, Pemko Pekanbaru melalui Unit Pelaksana Teknis Pengujian Kendaraan Bermotor (UPT-PKB) Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru telah melakukan penggantian 3.000-an buku KIR menjadi kartu pintar yang disebut BLUe.


"Secara bertahap penggantian dilakukan sampai kini mencapai lebih kurang 3.000 buku pintar BLUe yang sudah kami terbitkan," ungkap Kepala Dishub Kota Pekanbaru, Yuliarso melalui Kepala UPT PKB Dishub Pekanbaru, Muhammad Nasri di Pekanbaru, Senin (31/8).


Nasri mengatakan, setiap angkutan umum dan barang yang selama ini memiliki tanda bukti lulus uji kendaraan atau KIR dalam bentuk buku, kini telah diganti menjadi kartu pintar, sehingga jadi lebih kecil dan sederhana. Seluruh kendaraan angkutan umum dan barang yang beroperasi di Pekanbaru akan diganti KIR-nya dalam bentuk kartu pintar.


Katanya, kini ada 5.000 keping BLUe disiapkan untuk pengganti buku PKB atau yang sering disebut KIR di Kota Pekanbaru. "Pergantian buku KIR ke BLUe akan terus kami lakukan hingga tuntas seluruhnya," tukasnya seperti dilansir antaranews.com.


Sebelumnya diberitakan, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah meluncurkan penggantian buku tanda uji kendaraan bermotor atau biasa disebut uji KIR dengan kartu pintar yang diberi nama Blue (Bukti Lulus Uji Elektronik). Pergantian ini diberlakukan pada 2020 di seluruh Indonesia.


Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan hal ini dilakukan guna menghindari pemalsuan buku KIR yang selama ini biasa dilakukan oleh operator kendaraan. Dia mengklaim kartu pintar yang bernama Blue tersebut kecil kemungkinan bisa dipalsukan. "Adanya cuma kartu KIR atau KIR elektronik dan itu potensi pemalsuan kecil sekali," tutupnya. pr2