Mulai Agustus 2020, BKPM Urus Izin Umroh dan IPPKH Industri Pertambangan
Cari Berita

Advertisement

settia

Mulai Agustus 2020, BKPM Urus Izin Umroh dan IPPKH Industri Pertambangan

Jumat, 17 Juli 2020


JAKARTA, PARASRIAU.COM - Sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2019 tentang Percepatan Kemudahan Berusaha, mulai Agustus 2020 ini izin biro perjalanan Umroh akan diurus oleh Badan Koordinator Penanaman Modal (BKPM).

"Instruksi presiden nomor 7 2019, ada pelimpahan kewenangan perizinan dari 22 kementerian/KL sekarang izin ada di BKPM. Sekarang izin buat travel umrah per Agustus sudah di BKPM," ungkap Juru Bicara BKPM, Tina Talisa dalam diskusi online BNPB Indonesia, Jumat (17/7).

Inpres yang dikeluarkan November 2019 itu menginstruksikan jajaran Kabinet Indonesia Maju untuk melakukan evaluasi pelaksanaan perizinan berusaha dan pemberian fasilitas investasi yang dilakukan dan diberikan oleh kementerian/lembaga.

Selain pengurusan travel umrah, Tina mengatakan, perizinan satu pintu di BKPM juga berlaku untuk izin pinjam pakai kawasan hutan (IPPKH) untuk industri pertambangan. Tujuannya untuk memudahkan investor mengurus perizinan lewat satu pintu.

"IPPKH untuk pertambangan sudah di BKPM juga. Ini tujuannya untuk kemudahan berusaha agar para pelaku usaha waktu mengurus perizinan engga terlalu lama," tambahnya seperti dilansir cnnindonesia.com.

Dari sisi insentif, BKPM juga menerima limpahan tugas pengurusan tax holiday dan tax allowance yang semula diurus oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

BKPM, lanjutnya, ingin memudahkan segala urusan perizinan dan birokrasi sehingga investor yang berniat berinvestasi tinggal membawa modalnya dan tak perlu dipusingkan dengan urusan berkas-berkas usaha.

Namun, investor tak selalu kebagian enaknya saja. Kini, investor diwajibkan menggandeng pelaku UMKM agar pelaku usaha kecil juga dapat berkembang beriringan dengan pelaku usaha besar. pr2