Prof. Dr. Mahmud Hamdy Zaqzuq Wafat, Al Azhar Kehilangan Satu Begawan Filsafat
Cari Berita

Advertisement

settia

Prof. Dr. Mahmud Hamdy Zaqzuq Wafat, Al Azhar Kehilangan Satu Begawan Filsafat

Kamis, 02 April 2020


KAIRO, PARASRIAU.COM - Kabar duka menyelimuti menara Al Azhar Al Syarif Kairo, Mesir. Salah satu putera terbaiknya, bagian dari ulama senior Al Azhar, Prof. Dr. Mahmud Hamdy Zaqzuq telah tutup usia pada hari Rabu (01/04) pada usia 87 tahun.

Seperti dilansir Azhar.eg, Prof. Dr. Mahmud Hamdy Zaqzuq memulai perjalanan akademik perkuliahannya di usia 17 tahun, pada tahun 1956 di Jurusan Filsafat, Fakultas Bahasa Arab. Ia meraih gelar sarjana pada 1959. Dan hanya setahun kemudian ia berhasil meraih ijazah magister dan sertifikasi mengajar.

Hamdy Zaqzuq adalah mahasiswa yang cerdas dan menonjol. Ia termasuk penerima beasiswa Al Azhar yang pada tahun 1962 mendapat kesempatan belajar di Jerman, tepatnya di Marburg University. Tak lama di kampus itu, ia pindah kuliah ke Munich University, salah satu kampus bergengsi di Jerman mengambil konsentrasi filsafat.

Hamdy Zaqzuq menyelesaikan program doktoralnya pada tahun 1968 dengan predikat sangat baik. Selesai dari Jerman, ia kembali ke Mesir dan mengajar di Fakultas Ushuluddin Universitas Al Azhar. Karir sebagai pengajar yang cemerlang mengantarkannya kepada posisi sebagai wakil rektor.

Untuk mengenang sosok Mahmud Hamdy Zaqzuq, Pusat Media Publikasi Al Azhar membuat film pendek dokumenter berjudul “Sang Menteri Sang Filosof”. Film ini merangkum perjalanan hidup beliau.

Keilmuannya yang mumpuni diakui oleh banyak pihak baik di Mesir maupun di luar Mesir sehingga ia dipercaya sebagai Menteri Wakaf selama 15 tahun lamanya. Dan selama mengemban amanah ini, ia tetap produktif dalam menulis dan menjadi pembicara di banyak forum.

Wafatnya Prof. Dr. Mahmud Hamdy Zaqzuq, seorang cendekiawan, ulama, begawan filsawat, ini merupakan kehilangan yang besar bagi institusi Al Azhar, dunia akademik muslim dan murid-muridnya yang kini telah tersebar di berbagai negara. pr2