Dukung Pembentukan JMSI, Atal: Masyarakat Butuh Pengelolaan Media Ciber Secara Profesional
Cari Berita

Advertisement

target='_blank' title='Settia Blog'>settia

Dukung Pembentukan JMSI, Atal: Masyarakat Butuh Pengelolaan Media Ciber Secara Profesional

Senin, 10 Februari 2020



BANJARMASIN, PARASRIAU.COM - Selain Ketua Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (DK PWI), Ilham Bintang, kini giliran Ketua Umum PWI, Atal S. Depari menyatakan dukungan atas pembentukan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) yang digelar di Hotel Aria Barito, Banjarmasin, Kalsel, Sabtu (8/2) di sela peringatan HPN 2020.

Dalam pertemuan dengan Plt. Ketua Umum JMSI,  Mahmud Marhaba di sela syukuran HPN 2020 di Gedung Mahligai Pancasila di Banjarmasin, Minggu (9/2), Atal S. Depari mengatakan, di era digital ini masyarakat Indonesia membutuhkan pengelolaan media siber secara profesional. 

“Keberadaan organisasi yang menaungi perusahaan media siber adalah sebuah tuntutan  di era digital dan keterbukaan,” ujar Atal S. Depari.

Atal S. Depari juga mengatakan dirinya percaya JMSI akan tumbuh sebagai organisasi yang sehat dan dapat memberikan manfaat bagi anggotanya, perusahaan-perusahaan media massa berbasis internet di berbagai daerah di Indonesia.

Keyakinan Atal S. Depari itu didorong kenyataan bahwa sejumlah tokoh PWI di tingkat nasional juga memberikan sumbangsih yang tak kecil atas pendirian JMSI.

Selain Ketua Dewan Kehormatan PWI Ilham Bintang, deklarasi JMSI juga dihadiri tiga anggota Dewan Kehormatan PWI, Sasongkotedjo, Rossiana Silalahi, dan Teguh Santosa yang diberi mandat membentuk pengurus JMSI di DKI Jakarta.

Selain tokoh PWI di tingkat nasional, sejumlah tokoh senior PWI dari berbagai daerah juga ikut membidani kelahiran JMSI. Di antaranya Dheni Kurnia dari Riau, Mursyid Sonsang dari Jambi, Syahrizal Aziz dari Sumatera Barat, dan Mahmud Marhaba dari Gorontalo yang secara aklamasi dipercaya deklarator menjadi Plt. Ketua Umum JMSI.   

“Sekarang ada JMSI, Apalagi ini pendirinya adalah orang PWI. Tak ada masalah," ujar Atal S. Depari.

Dalam deklarasi yang juga dihadiri Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika Kominfo), Prof. Dr. Henri Subiakto, selain memutuskan rencana Musyawarah Nasional pertama di Riau pada bulan Juli, JMSI juga memutuskan pembentukan dua komisi teknis yang masing-masing membahas AD/ART dan badan hukum perkumpulan.

Juga direncanakan tahun ini juga JMSI akan mendaftarkan diri sebagai konstituen Dewan Pers yang mewakili organisasi perusahaan media siber.

Plt Ketum JMSI, Mahmud mengatakan, usai deklarasi bahwa direncanakan tahun ini juga JMSI akan menggelar Munas I yang rencananya akan digelar di Riau yang dilanjutkan dengan mendaftarkan diri sebagai konstituen Dewan Pers yang mewakili organisasi perusahaan media siber.

“Sudah ada 21 provinsi yang akan menghantar JMSI menjadi konstituen Dewan Pers. InsyaAllah ini akan segera terealisasi dengan cepat, karena 12 dari 21 provinsi pernah melalui proses verifikasi Dewan Pers,” ungkap Mahmud dengan penuh optimis. pr2

editor: ikhwan