20 Suara dari Sumatera Siap Dukung Iwan Bule Jadi Ketum PSSI
Cari Berita

Advertisement

settia

20 Suara dari Sumatera Siap Dukung Iwan Bule Jadi Ketum PSSI

Sabtu, 07 September 2019


JAKARTA,PARASRIAU.COM - Bakal calon ketua umum PSSI, Komjen Pol Mochamad Iriawan, mendapat dukungan dari seluruh pemilik suara di kongres yang berasal dari Pulau Sumatera. Sebagian klub yang bermukim di Pulau Sumatera dengan tegas menyatakan dukungan terhadap Iwan Bule, sapaan akrabnya.

Iwan Bule mendapatkan dukungan 20 pemilik suara dari seluruh Sumatera jelang pendaftaran pemilihan ketua umum PSSI. Dalam deklarasi yang berlangsung di Hotel Century, Jakarta, Jumat, 6 September 2019, beberapa petinggi klub dan Asosiasi Provinsi yang berasal dari Sumatera turut hadir.

"Sumatera kan 20, kalau seluruhnya 61. Ini sekarang teman-teman yang deklarasi (mendukung) terdiri dari CEO, pemilik klub, dan Asprov. Alhamdulillah, kami cukup bangga dipercaya teman-teman. Kenapa mereka pilih saya, karena mereka yakin saya akan melakukan yang terbaik di sepakbola, dibantu teman-teman," kata Iwan Bule kepada wartawan.

Iwan Bule menegaskan siap membenahi masalah yang dihadapi oleh sejumlah klub yang terjadi di Sumatera. Seperti permasalahan izin stadion yang melanda klub-klub Liga 1 atau Liga 2 dalam setiap melakoni laga kandang.

"Visi-misi saya pikir semua baik lah untuk seluruh pejabat PSSI. Dari teman-teman, saya tahu ada pertandingan yang berubah-ubah, oh ternyata ada izin yang sulit, dan harga sewa stadion mahal, serta hadiah yang dijanjikan belum ada," ucapnya.

Sementara itu, Presiden Persiraja Banda Aceh, Nazaruddin Dekgam, mengatakan alasan siap mendukung Iwan Bule sebagai bakal calon ketum PSSI. Sebab, dijelaskannya, Iwan Bule akan memberikan subsidi sesuai kebutuhan yang diperlukan oleh klub yang berasal dari Pulau Sumatera.

"Saya pemilik Persiraja Banda Aceh, saya ingin mendukung PSSI melakukan perubahan sepakbola Indonesia. Terus terang, dari Aceh merasa terzalimi dengan subsidi sekarang. Kami tetap membahasa subsidi karena Persiraja main (tandang sering) ke Pulau Jawa, dapat subsidi cuma Rp1 miliar, dipotong denda Rp500 juta," ucap Nazaruddin Dekgam.

"Sekali perjalanan (ke Pulau Jawa) kami harus habiskan Rp200 juta, kalau 11 kali laga tandang berarti kami harus mengeluarkan Rp2 miliar hanya untuk biaya perjalanan. Pak Iwan Bule punya komitmen memberi subsidi Rp5 miliar untuk Liga 2, tanpa kompensasi apa pun," ujarnya.***

dilansir: vivanews.com