Jangan Salah Pilih, Ini Nama Lain Makanan yang Mengandung Babi
Cari Berita

Advertisement

settia

Jangan Salah Pilih, Ini Nama Lain Makanan yang Mengandung Babi

Rabu, 07 Agustus 2019


JAKARTA, PARASRIAU.COM - Banyak orang mengatakan jika makanan yang dibuat atau mengandung daging babi memiliki rasa yang lebih lezat jika dibandingkan dengan jenis daging lainnya. Namun, karena di Indonesia mayoritas penduduknya adalah Muslim dan mengonsumsi daging babi yang diharamkan, maka tidak semua bisa menyantap daging babi tersebut.

Perlu kamu ketahui, daging babi memiliki banyak istilah lain. Banyak orang yang tidak menyadari bahwa makanan tertentu ternyata mengandung unsur babi karena namanya disamarkan dengan istilah lain.

Nah, untuk kamu yang memang tidak bisa mengosumsi daging babi, ada baiknya lebih cermat lagi agar tidak salah pilih menu makanan mulai dari sekarang.

Berikut ini adalah beberapa istilah dalam makanan yang menganding daging babi yang wajib kamu ketahui agar nantinya tidak salah pilih, sebafaimana dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Rabu (7/8).

1. Swine. Istilah ini sering digunakan untuk keseluruhan jenis masakan babi. Makanan seperti babi guling, babi bakar, atau pun yang digoreng.

2. Hog. Waspadai kata-kata hog ini. Hog merupakan istilah untuk hidangan mengandung babi dewasa, dengan berat melebihi 50kg.

3. Bak. Sebagian orang tertentu, sudah paham mengenai masakan dengan unsur babi. Seperti Bak, umumnya masyarakat Tionghoa menggunakan makanan yang mengandung babi dengan istilah ini. Contohnya saja Bak Kut Teh dan Bak Kwa.

4. Dwaeji. Dalam bahasa Korea, daging babi disebut dengan nama dwaeji. biasanya, daging babi ini banyak ditemukan dalam menu makanan seperti bulgogi atau galbi. Buat kamu yang suka makan makanan khas Korea dan memang tidak makan daging babi, jangan sampai salah pesan menu ini. Masih banyak menu lainnya yang menggunakan daging ayam dan sapi.

5. Porcine. Biasanya restoran akan menggunakan istilah porcine di bagian deskripsinya jika menggunakan bahan yang memiliki kandungan babi. Entah hanya menggunakannya sebagai minyak atau pun bagian lainnya.

6. Butaniku. Kalau kamu sedang liburan ke Jepang, kamu akan menemukan istilah Butaniku. Disajikan dalam bentuk sate bersama paprika. Jadi, jika kamu pergi ke Negeri Sakura tersebut menemukan penjual makanan ini, kamu harus berhati-hati. Lebih baik bertanya lebih dahulu sebelum membelinya.

7. Zhu Rou. Rou ini memiliki arti daging,sedangkan zhu adalah babi. Jadi zhu rou merupakan bahasa mandarin resmi dari daging babi.

Sebenarnya masih banyak lagi istilah makanan lainnya yang dibuat dengan kandungan babi di dalamnya. Makanya, jangan sampai kamu salah mengunjungi restoran atau membaca buku menu.

Semoga dengan beberapa informasi di atas bisa menambah pengetahuan kamu dan membuat kamu lebih waspada dengan apa yang akan kamu makan nantinya.***

dilansir: liputan6.com