Dukung Program 1 Juta Rumah, BRIsyariah Salurkan 27 Ribu KPR
Cari Berita

Advertisement

settia

Dukung Program 1 Juta Rumah, BRIsyariah Salurkan 27 Ribu KPR

Kamis, 29 Agustus 2019


JAKARTA, PARASRIAU.COM - Dalam rangka memeriahkan Hari Perumahan Nasional (Hapernas) 2019, BRIsyariah ikut meramaikan Pameran Perumahan Rakyat dan Festival Kuliner Hapernas 2019. Acara ini digelar Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang bekerja sama dengan bank-bank penyalur Kredit Perumahan Rakyat subsidi dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan atau FLPP. Kegiatan diadakan di Lapangan Sapta Taruna, Kementerian PUPR pada tanggal 27-28 Agustus 2019.

Direktur Bisnis Ritel BRIsyariah Fidri Arnaldy menjelaskan minat masyarakat untuk Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) cukup tinggi. Tahun 2019 Perseroan mendapat kuota sebanyak 6.898 unit.

Keikutsertaan BRIsyariah dalam acara ini sebagai sinergi dengan Kementerian PUPR untuk mempercepat pembangunan perumahan nasional. BRIsyariah sudah tujuh tahun menyalurkan KPR FLPP. BRIsyariah menjadi Bank Umum Syariah yang paling banyak menyalurkan KPR FLPP. Ini artinya BRIsyariah mendukung penuh Program Satu Juta Rumah yang diinisiasi Pemerintah.

"Dari informasi yang kami dapat dari Kementerian PUPR, pada tahun 2018 Program Sejuta Rumah berhasil melampaui angka 1 juta unit rumah, di mana hampir 70 persen merupakan rumah yang diperuntukkan kepada kelompok Masyarakat Berpenghasilan Rendah. Kami bangga menjadi bagian dari capaian tersebut,” ujar Fidri.

BRIsyariah sudah menjadi bank penyalur KPR bersubsidi mulai tahun 2012. Sejak itu BRIsyariah sudah menyalurkan lebih dari 27.216 unit. Untuk tahun 2019, secara total di tahun 2019 BRIsyariah ditargetkan menyalurkan 6.898 unit rumah dengan volume mencapai Rp 729,9 miliar. Hingga bulan Agustus 2019, realisasi penyaluran KPR bersubsidi yang dilakukan BRIsyariah sudah mencapai 70 persen dari target.

KPR bersubsidi diperuntukkan bagi masyarakat yang belum pernah memiliki rumah dan belum pernah menerima Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan dari Kementerian PUPR. Harga rumah yang bisa difasilitasi pembiayaannya adalah rumah sederhana dengan maksimal luas lantai 36 meter persegi. Fasilitas ini diperuntukkan bagi rumah dengan harga Rp 130-Rp 140 juta.***

dilansir: republika.co.id