Rektor Umri Dr Saidul Amin (tengah) saat menyampaikan keterangan pers terkait pelaksanaan wisuda. (Humas Umri).
PEKANBARU, PARASRIAU.COM - Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) akan melaksanakan Sidang Senat Terbuka dalam rangka Wisuda XXXI Program Pascasarjana, Sarjana dan Diploma Tiga (D-3) Tahun Akademik 2025/2026 pada Sabtu - Ahad, 24–25 Oktober 2026. Kegiatan ini akan dipusatkan di Gedung SKA Co Ex, Kota Pekanbaru.
Wisuda kali ini, Kata Rektor Umri Dr Saidul Amin, Umri akan mengukuhkan sebanyak 1.351 wisudawan dan wisudawati yang juga merupakan jumlah terbanyak sepanjang sejarah pelaksanaan wisuda Umri.
Para lulusan tersebut berasal dari delapan fakultas dan Sekolah Pascasarjana, yang terdiri atas satu Program Magister, 21 Program Sarjana dan tiga Program Diploma Tiga (D-3).
“Jumlah wisudawan kali ini merupakan yang paling banyak dalam sejarah Umri. Ini juga merupakan bukti bahwa masyarakat sudah semakin percaya dengan Umri dan kepercayaan itu akan terus kami jaga,” ujarnya.
Dipaparkan Rektor, dari keseluruhan lulusan tersebut, terdapat 558 orang laki-laki dan 793 orang perempuan. Berdasarkan latar belakang agama, terdapat 1.271 orang beragama Islam, 65 orang beragama Protestan, 14 orang beragama Katolik, dan satu orang beragama Buddha.
Keberagaman ini mencerminkan kehidupan akademik Umri yang inklusif, harmonis, serta menjunjung tinggi nilai toleransi dan kebersamaan.
“Pelaksanaan wisuda di Gedung SKA Co Ex Pekanbaru dipilih dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi kualitas udara di Kota Pekanbaru. Sehingga rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan tertib, nyaman, dan tetap memperhatikan protokol kesehatan serta keselamatan seluruh peserta,” sebutnya.
Pada wisuda kali ini mengangkat tema From Knowledge to Impact: Membangun Generasi Unggul, Berdampak untuk Peradaban. Tema ini mengandung pesan bahwa pengetahuan tidak boleh berhenti pada apa yang dipelajari, dihafal, atau dibuktikan melalui gelar akademik.
“Melalui tema ini, Umri berharap para lulusan tidak hanya menjadi tenaga profesional yang kompeten, tetapi juga insan berakhlak mulia, berintegritas, memiliki kepedulian sosial, serta mampu berkontribusi bagi umat, bangsa, dan semesta,” harapnya.
Dalam rangka mendukung peningkatan mutu akademik dan pengembangan kelembagaan, Umri terus memperkuat sarana dan prasarana pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Umri juga merencanakan pembangunan Audisportorium dengan estimasi anggaran Rp30 miliar. Fasilitas terpadu ini dirancang untuk mendukung kegiatan olahraga, akademik, kemahasiswaan dan kemasyarakatan, termasuk penyelenggaraan wisuda serta berbagai kegiatan berskala nasional dan internasional,” tutupnya.***

