BKKBN Riau Pamerkan Ragam Produk Kerajinan dan Kuliner di Pameran UPPKA-UMKM
Cari Berita

Advertisement

BKKBN Riau Pamerkan Ragam Produk Kerajinan dan Kuliner di Pameran UPPKA-UMKM

Selasa, 04 Juli 2023

BKKBN Riau Pamerkan Ragam Produk Kerajinan dan Kuliner di Pameran UPPKA-UMKM  


BANYUASIN, PARASRIAU. COM - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Riau turut memamerkan ragam hasil kerajinan khas Provinsi Riau. Kegiatan Gelar Dagang UPPKA - UMKM yang digelar di Banyu Asin, Provinsi Sumatera Selatan digelar hingga 6 Juli mendatang, dengan memamerkan ragam hasil kerajinan dari kelompok usaha akseptor KB kabupaten/kota. 


Adapun produk yang dipamerkan diantaranya produk batik dari kabupaten/kota seperti batik Kampar, Pelalawan dan lainnya. Serta hasil kerajinan tangan seperti kotak tisu yang terbuat dari kertas koran dan juga ragam kuliner seperti abon ikan, madu, nastar sagu, dodol kedondong, kerupuk tempe dan lainnya. 



Ketua Kelompok Kerja Pemberdayaan Ekonomi Keluarga BKKBN Riau, Said Masri mengatakan bahwa keikutsertaan BKKBN Riau sebagai bentuk partisipasi dalam rangka peringatan Harganas ke-30. Dimana dalam kegiatan pameran ini menampilkan berbagai kerajinan dari kelompok usaha akseptor KB yang merupakan binaan dari BKKBN. 


"Kita menampilkan produk dari kabupaten/kota yang merupakan hasil dari kelompok usaha akseptor KB khususnya. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pendapatan keluarga akseptor KB," ujar Said. 


Dijelaskannya, hingga saat ini kelompok usaha akseptor KB di BKKBN Riau mencapai 400 kelompok usaha. Dimana seluruh kelompok menghasilkan produk mulai dari craft, kuliner dan juga kerajinan batik. 


Dengan dipamerkan produk-prpduk dari kelompok usaha akseptor KB ini, katanya, juga diharapkan bisa lebih memperkenalkan Provinsi Riau di kancah nasional dan internasional. Apalagi banyak dari produk yang dihasilkan kelompok usaha Provinsi Riau yang menjadi produk unggulan dan juara dalam berbagai event. 


"Jadi hasil produk usaha yang dihasilkan tak hanya dijual secara langsung, tapi juga dijual secara online melalui digitalisasi. Bahkan pernah pada momen sebelumnya penjualan produk usaha UPPKA kita mencapai angka penjualan tertinggi nomor 2 di seluruh Indonesia. Ini tentu sangat membanggakan Provinsi Riau, karena produk kita diterima masyarakat luar," paparnya . 


Sementara itu, Koordinator Andalan Kelompok UPPKA, Iin Setiyawati sangat berterima kasih karena saat ini banyak kelompok usaha yang sudah mulai melahirkan berbagai produk untuk dijual. 


"Tentunya tidak hanya membuat suatu produk, tetapi diharapkan pelaku usaha khususnya akseptor bisa meningkatkan kualitas produk agar bisa lebih bernilai dan mudah dipasarkan," pungkasnya. (nie)


Editor: M Ikhwan