Kabupaten Siak Sabet Juara Pertama Lomba Kebersihan Tingkat Provinsi Riau
Cari Berita

Advertisement


Kabupaten Siak Sabet Juara Pertama Lomba Kebersihan Tingkat Provinsi Riau

Rabu, 06 Oktober 2021

Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menyerahkan penghargaan kota terbersih yang diterima Wakil Bupati Siak, Husni Merza di Taman Hutan Rakyat (Tahura), Minas, Kabupaten Siak, Provinsi Riau, Rabu (6/10). ist


PEKANBARU, PARASRIAU.COM - Kota Siak Sri Indrapura berhasil menyabet juara pertama dalam ajang lomba kebersihan kota tingkat Provinsi Riau. Penghargaan tersebut diserahkan langsung Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar kepada Wakil Bupati Siak, Husni Merza di Taman Hutan Rakyat (Tahura), Minas, Kabupaten Siak, Provinsi Riau, Rabu (6/10/2021).


Penghargaan lomba kebersihan kota ini diberikan kepada kabupaten/kota di Riau yang dinilai konsisten dalam menjaga kebersihan kotanya. Penghargaan diberikan bertepatan pada peringatan Hari Ozon Sedunia tahun 2021.


Dalam lomba kebersihan ini, Kota Siak mendapatkan nilai 80,88 poin dan berada peringkat pertama. Disusul Kota Bengkalis, Kabupaten Bengkalis diperingkat kedua dengan raihan nilai 75,85 poin. Sedangkan di peringkat ketiga diraih oleh Kota Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan dengan nilai 73,65 poin.


Selain tiga besar kota terbersih di Riau tersebut, panitia juga mengumumkan tiga kota di Riau yang masuk dalam juara harapan. Diantaranya adalah Bagan Siapiapi Rokan Hilir harapan I, Bangkinang Kampar harapan II, dan Taluk Kuantan Kuantan Singingi (Kuansing) harapan III.


"Selamat kepada kabupaten/kota yang sudah berhasil mendapatkan juara pada lomba kebersihan tingkat Provinsi Riau ini," kata Gubri.


Pada kesempatan tersebut Gubri Syamsuar berharap kepada pemenang lomba, agar terus menjaga dan terus meningkatkan kebersihan lingkungan di wilayahnya masing-masing. Sehingga kedepan kota-kota yang mendapatkan penghargaan sebagai kota bersih tingkat provinsi Riau ini bisa meraih penghargaan yang lebih tinggi lagi, yakni penghargaan tingkat nasional.


"Semoga di tahun yang akan datang bisa ditingkatkan lagi, sehingga bisa mewakili Provinsi Riau di tingkat nasional," harapnya.


Karenanya, Gubri mengingatkan bahwa kebersihan lingkungan sangat penting, sehingga hal ini harus menjadi perhatian bersama. Diharapkan dengan terciptanya lingkungan yang bersih itu lah, maka akan tercipta juga sirklus kesehatan yang baik.


"Kita semua harus berperan dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kita ajarkan anak-anak kita untuk peduli kebersihan lingkungan mulai dari lingkungan keluarga dan sekolah. Ibu-ibu juga, bagaimana menjaga kebersihan dan mengelola sampah rumah tangga," katanya.


Pada kesempatan itu, Gubri Syamsuar juga memberikan penghargaan kepada 49 sekolah di Riau yang berhasil mendapatkan penghargaan Sekolah adiwiyata karena kepedulianya terhadap lingkungan.


Tidak hanya itu, Gubri Syamsuar pada peringatan Hari Ozon sedunia di Tahura Minas ini juga memberikan penghargaan kepada tiga orang di Riau yang dinilai memiliki kepedulian terhadap lingkungan di wilayahnya masing-masing.


"Penghargaan Sekolah Adiwiyata merupakan penghargaan bagi sekolah yang peduli dengan lingkungan. Sekolah penerima penghargaan ini dinilai dapat membantu pemerintah dalam menciptakan generasi yang cinta terhadap lingkungan yang bersih. Sebab kebersihan lingkungan akan berdampak pada kesehatan dan masa depan dunia," tutupnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau, Mamun Murod mengatakan, 49 sekolah penerima penghargaan Sekolah Adiwiyata tahun ini, terdiri dari 19 sekolah dari Kabupaten Bengkalis, 13 sekolah dari Kota Pekanbaru.


Lalu, 7 sekolah dari Kabupaten Rokan Hilir, 4 sekolah dari Kabupaten Siak, 3 sekolah dari Kabupaten Pelalawan, 1 sekolah Kabupaten Indragiri Hilir, 1 sekolah dari Kabupaten Kampar, 1 sekolah dari Kabupaten Kuansing dan 1 sekolah dari Kota Dumai.


"Kami laporkan kepada bapak Gubernur bahwa sejak dimulainya pelaksanaan Program Adiwiyata di Provinsi Riau, disampaikan Penghargaan yang telah diperoleh sampai dengan tahun 2021 sebanyak 739 sekolah dengan rincian, Adiwiyata Provinsi 579 sekolah, Adiwiyata Nasional 140 sekolah, Adiwiyata Mandiri 19 sekolah dan Eco School 1 sekolah," terangnya. ***