Besok, Wagubri Buka Dialog FPK Tentang Nilai-Nilai Pembauran di Tengah Masyarakat
Cari Berita

Advertisement


Besok, Wagubri Buka Dialog FPK Tentang Nilai-Nilai Pembauran di Tengah Masyarakat

Jumat, 15 Oktober 2021



PEKANBARU, PARASRIAU.COM - Jika tak ada aral melintang, Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Riau menggelar Dialog Nilai-nilai Pembauran di Tengah Masyarakat. Acara ini rencanaknya dibuka Ketua Dewan Pembina FPK Riau yang juga Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Brigjend. (Purn) H. Edy Natar Nasution di Hotel Furaya Pekanbaru, Sabtu, (16/10/2021)


Ketua Panitia Pelaksana Dialog Nilai-Nilai Pembauran di Tengah Masyarakat,  M Nasir Panyalai yang didampingi Sekretaris Panitia Eva Firman dalam keterangannya, Jumat (15/10/2021) mengungkapkan acara tersebut diikuti sekitar 150 orang peserta yang terdiri dari utusan organisasi Paguyuban, Pengurus FPK Riau, FKUB, utusan BEM, utusan PGRI dan Forum RTRW.


"Pada Dialog nanti Wagubri sebagai Ketua Dewan Pembina tampil sebagai Keynote Speaker. Selain itu Dialog yang dimoderatori Dr Wahyu Tinanbunan ini juga menghadirkan tiga pembicara. Diantaranya  Prof. Dr.Firdaus, LN. M.Si yang akan memaparkan Nilai-Nilai Pembauran Masyarakat Multikultural, Prof.Dr. Yusmar yusuf, M.PSi yang menyampaikan materi Pembauran Dalam Masyarakat Melayu serta Ketua FKUB Riau yang akan bicara tentang Pembauran Dalam Kehidupan Umat Beragaman," katanya.


Sekretaris Panitia Eva Firman menambahkan hingga saat ini persiapan panitia sudah mencapai 95 persen. Dia optimis acara akan berlangsung sesuai yang direncanakan. "Kita minta dukungan semua pihak agar acara yang kita rencanakan sejak lama ini bisa berjalan sesuai rencana,selain itu bagi Paguyuban yang terdaftar di FPK yang belum mengirim utusan mohon segera menyampaikan nama-nama kepada Panitia Pelaksana," katanya.


Sementara Ketua FPK Riau, Ir. AZ. Fachri Yasin, M.Agr mengatakan acara Dialog Nilai-nilai Pembauran di tengah masyarakat merupakan Program Kerja FPK Riau tahun 2021. Dia berharap ajang ini menjadi media silahturahmi bagi Paguyuban dan organisasi lainnya dalam rangka merawat pembauran kebangsaan. (*)


Editor: M Ikhwan