Pelantikan Pengurus OIAA Sumbar, Mahyeldi: Alumni Al Azhar Harus Perkuat Falsafah Minang ABS-SBK
Cari Berita

Advertisement


Pelantikan Pengurus OIAA Sumbar, Mahyeldi: Alumni Al Azhar Harus Perkuat Falsafah Minang ABS-SBK

Sabtu, 25 September 2021


BUKITTINGGI, PARASRIAU.COM - Pengurus Organisasi Internasional Alumni Al Azhar (OIAA) Kantor Sumatera Barat Periode 2021 -2026, Sabtu (25/9) resmi dilantik oleh Ketua Umum OIAA cabang Indonesia, Tuan Guru Bajang DR H Zainul Majdi, Lc, MA yang diwakili oleh Wakil Sekretaris OIAA Cabang Indonesia, H Willy Oktaviano, Lc, MA.


Pelantikan Pengurus OIAA Kantor Sumatera Barat Periode 2021 -2026 dan acara seminar nasional ini digelar di Grand Rocky Hotel Kota Bukittinggi juga dihadiri Gubernur Sumatera Barat, H Mahyeldi Ansharullah.,SP.



Willy Oktaviano, Lc.MA dalam sambutannya mengatakan, OIAA adalah organisasi yang berpusat di Kairo dengan Ketua Grand Syaikh Al Azhar. Dan OIAA didirikan pada tahun 2007 merupakan NGO yang terdftar di PPB pada bidang organisasi.


"Pesan Grand Syaikh, pengurus OIAA kantor Sumbar yang dilantik agar bisa berkiprah di tengah-tengah masyarakat," ujar Willy.



150 Calon Mahasiswa Asal Sumbar 


Katanya, antusiasme generasi muda Sumbar untuk meneruskan pendidikan di Al Azhar juga cukup tinggi. Tahun ini ada sebanyak 150 calon mahasiswa asal Sumbar yang melanjutkan kuliah di Al Azhar.


Sementara itu, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah mengatakan, alumni Al-Azhar yang berasal dari Sumbar perlu meningkatkan perannya dalam memperkuat falsafah masyarakat Minangkabau yaitu Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).


"Alumni Al-Azhar memiliki latar belakang keilmuan yang dibutuhkan untuk memperkuat falsafah ABS SBK. Karena itu perlu ditingkatkan perannya dalam membangun karakter masyarakat," harap Mahyeldi.



Menurutnya, selama ini alumni Al Azhar telah memberikan warna dalam pembentukan karakter masyarakat Minang, terutama generasi muda karena sebagian terjun dalam bidang pendidikan dengan mendirikan pesantren.


Peran alumni dalam "modernisasi" teknis ceramah agama di Sumbar yang mulai menggunakan teknologi untuk memperkuat pemahaman jamaah.


"Ke depan kita berharap peran itu bisa ditingkatkan diantaranya dengan memperkuat pesantren di Sumbar. Juga dalam mendorong konversi Bank Nagari dari bank umum menjadi Bank Umum Syariah yang menghadapi dinamika yang cukup panjang," pintanya.


Lanjutnya, dalam kondisi pandemi yang serba sulit, umat memiliki potensi yang besar untuk membantu memberikan solusi seperti dengan dana zakat dan waqaf.


"Alumni Al-Azhar juga diharapkan bisa bersinergi dengan pemerintah untuk mendorong pemahaman masyarakat agar potensi itu bisa dimaksimalkan," ajaknya.


Adapun ketua terpilih H. ilham, Lc, MA merupakan Mudir Mahad Ali Sumbar Tawalib Parabek. Dalam kegiatan tersebut juga diadakan Seminar Tentang Risalah Pemikiran Al-Qur'an dan Peran alumni dalam membangun Ekonomi Syariah di indonesia.


Ikut hadir dalam acara pelantikan tersebut antara lain, Ketua MUI Sumbar Buya H Guszrizal Gazahar, Lc.MA, Guru besar UIN Imam Bonjol Padang DR H. Eka Putra Wirman, Lc, MA dan Manager Area Bank Syariah Indonesia Sumbar Budi Abdiriva dan sejumlah alumni Al Azhar dari berbagai provinsi di pulau Sumatera. pr1


Penulis: M Ikhwan