Miliki Sejumlah Prestasi, Almad S Dipercaya Bawa Tim Silat Riau ke Papua
Cari Berita

Advertisement


Miliki Sejumlah Prestasi, Almad S Dipercaya Bawa Tim Silat Riau ke Papua

Senin, 06 September 2021


SIAK, PARASRIAU.COM - Almad Siregar (32) yang juga mantan atlet silat asal Siak ini, meski turun bukan sebagai atlet tapi sebagai pelatih dan official tim Silat Riau. Namun prestasi dan karirnya di kejuaraan silat jangan dipandang sebelah mata. 


Ia pernah meraih emas pada Pekan Olahraga Mahasiswa (POM) ASEAN tahun 2009 di Thailand, meraih medali emas pada kejuaran Sijori (Singapura, Johor dan Riau) di Johor tahun 2009, emas pada Kejurnas Dewasa di Riau tahun 2011, Emas PON Riau tahun 2012, meraih medali Perak di Kejuaraan Dunia 2012 di Thailand, medali Perak di Asean South Championship 2013, Perak Pra Sea Games 2013 dan meraih medali Perunggu pada Pra PON tahun 2015.


Sementara karirnya sebagai pelatih pernah membawa tim silat ke iven Sijori dan berhasil meraih 1 emas 2 perak di Johor 2016, 3 emas 2 perak 1 perunggu di iven Porprov Kampar dan 1 emas 2 perak pada Pra Pon Jakarta 2019 lalu.


"Alhamdulillah, saya dipercaya oleh IPSI dan Dispora Riau bersama pelatih lain untuk mengawal tim silat Riau ke PON Papua yang dibuka pada 2 Oktober 2021 mendatang," ujarnya saat dihubungi via phone, Minggu (5/9/2021).


Almad yang dibesarkan di Perguruan Kemenyan Putih Silat Melayu Siak itu, pada PON tahun 2012 di Riau turun di kelas D putra, ia meraih emas mengantarkannya menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). 


"Pada PON Riau tahun 2012 lala, saya meraih juara satu mendapat medali emas, saat itu Gubernur berjanji siapa yang meraih juara satu atau dapat emas akan diangkat menjadi pegawai negeri. Alhamdulillah saya sekarang sudah ASN," ungkapnya.


Saat ini ia bertugas di Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Riau dan aktif melatih silat di PPLP. Ia mengucapkan terimkasih karena dipercaya membawa tim silat Riau. 


"Saya mengucapkan terimkasih kepada IPSI dan Dispora Riau yang mempercayakan saya untuk membawa tim Silat Riau ke PON Papua. Ini merupakan tanggungjawab berat bagi saya. Minta doa dan dukungan agar duta olahraga dari Provinsi Riau mampu meraih hasil terbaik," harapnya. 


Saat ditanyakan mengapa pesilat dari Kabupaten Siak tidak lolos seleksi sebagai atlet silat PON Papua. Pesilat Siak saat seleksi Pra PON mengalami kekalahan saat berhadapan dengan pesilat Bali. "Kita harus akui tim mereka lebih kuat," tutupnya. ***