PPKM Level 4 Dianggap Matikan Pendapatan, DPRD Duduk Bersama Pedagang STC
Cari Berita

Advertisement


PPKM Level 4 Dianggap Matikan Pendapatan, DPRD Duduk Bersama Pedagang STC

Jumat, 13 Agustus 2021

  

Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Nofrizal saat menyambut kedatangan perwakilan Pedagang STC, didampingi Pengelola, Danramil dan Polsek Kota Pekanbaru. 

PEKANBARU, PARASRIAU.COM - Usai melakukan aksi protes tolak pemberlakuan PPKM 4 diperpanjang, perwakilan pedagang Sukaramai Trade Center (STC) Pekanbaru mendatangi DPRD Pekanbaru.


Dalam pertemuan duduk bersama tersebut, kedatangan para pedagang langsung disambut oleh Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Ir Nofrizal MM, dan juga turur mendatangi pengelola STC, Danramil dan Polsek Pekanbaru Kota.


Kedatangan perwakilan pedagang STC ini untuk meminta solusi yang bisa ditawarkan oleh para wakil rakyat terhadap nasib para pedagang. Pasalnya adanya kebijakan penutupan pusat perbelanjaan dan penyekatan akses jalan di Pekanbaru saat ini mematikan pendapatan pedagang.


"Tentunya kebijakan yang ada saat ini telah merugikan kami para pedagang, tidak ada lagi pendapatan. Bahkan seribu lebih karyawan yang bekerja disetiap toko tidak berpenghasilan, makanya kami datang ke sini untuk mencarikan solusi apa yang bisa diberikan oleh wakil rakyat," ungkap Toni, salah seorang pedagang, , Kamis (12/8).


Kedatangan para pedagang ini mendapat sinyal positif, dimana menurut pedagang ada harapan para pedagang STC diberi kelonggaran dan bisa kembali beroperasi jika tren penyebaran Covid-19 selama penerapan PPKM mengalami penurunan.


"Tadi pak Nofrizal menyampaikan, berdasarkan koordinasi wali kota dan gubernur Riau beberapa waktu lalu akan ada kelonggaran bagi pedagang untuk beroperasi, dengan catatan melihat seminggu kedepan ada tren penurunan angka penyebaran Covid-19. Tentunya kami berharap hal ini bisa terwujud serta bisa kembali beroperasi. Jika kelonggaran diberikan tentu kami juga berkomitmen untuk menjalankan protokol kesehatan ketat baik bagi pedagang maupun bagi masyarakat yang berbelanjan," pungkas Toni.


Sementara itu, Nofrizal berharap para pedagang STC untuk tetap bersabar, mengingat kebijakan dan solusi yang diinginkan tidak bisa serta merta langsung bisa diberikan pihak legislatif dan harus ada koordinasi dan komunikasi dengan pihak Pemko dan pihak-pihak terkait lainnya. Namun untuk informasi sementara menurut Nofrizal ada harapan buat para pedangang bisa kembali beroperasi jika tren angka positif Covid-19 mengalami tren penurunan.


"Terkait adanya aksi demo kemaren sudah direspon langsung oleh Gubernur Riau beberapa waktu lalu, dimana kalau dalan satu minggu ini dievaluasi ada penurunan angka penyebaran Covid-19 insyaallah ada kebijakan untuk itu, tidak hanya STC saja, tapi mall lainnya juga diberi kesempatan dengan catatan tetap mematuhi protokol kesehatan dan kapasitas pengunjung ikut aturan yang ada," pungkas Nofrizal. ***