Bupati Siak Janji Bantu Pasarkan Madu Petani Sampai Bisa Diekspor
Cari Berita

Advertisement


Bupati Siak Janji Bantu Pasarkan Madu Petani Sampai Bisa Diekspor

Minggu, 01 Agustus 2021

Bupati Alfedri saat melihat pembudidayaan madu lebah jenis Malivera milik kelompok tani Duo Rimbo madu di Kampung Telukrimbo, Kecamatan Kotogasib, Kabupaten Siak, beberapa waktu lalu.


SIAK, PARASRIAU.COM - Para petani madu mengeluh karena sulitnya memasarkan produk hasil budidaya mereka. Terlebih selama pandemi penjualan madu mereka juga mengalami penurunan drastis.


Hal itu didengar langsung oleh Bupati Siak Alfedri saat ia berkunjung melihat pembudidayaan madu lebah jenis Malivera milik kelompok tani Duo Rimbo madu di Kampung Telukrimbo, Kecamatan Kotogasib, Siak, Ahad (1/8/2021).


"Kita akan bantu para petani madu ini lewat Dinas Koperasi dan UMKM, bagaimana nantinya kita mencari solusi membantu memasarkan madu ini dengan lancar. Apakah nanti kita bentuk kelembagaan yang khusus menanggani pemasaran mulai dari label, kemasan dan stok. Bahkan target kita madu dari Siak bisa diekspor ke Malaysia," cakap Alfedri.


Ia juga meminta kepada pihak perusahaan yang beroperasi di wilayah Kecamatan Kotogasib seperti PT Kimia Tirta Utama (KTU) untuk turut membantu membentuk kelompok tani madu baru di kampung lain.


"Kami minta dari perusahaan bisa berperan membantu pemasaran madu ini minimal mengajak para karyawan untuk membeli madu yang ada di Kotogasib ini. Kami juga apresiasi PT KTU selama ini telah memberikan bantuan kemasan kepada kelompok tani mereka. Ke depan kami harap perusahaan dapat membentuk kelompok tani baru untuk budidaya madu agar produksi madu dari Kotogasib semakin banyak lagi," pintanya.


Ia juga berharap budidaya madu di Kampung Telukrimbo menjadi contoh bagi kampung lain yang ada di Siak. Pemerintah juga telah memasukan budidaya lebah madu ini dalam program 1000 UMKM sebagai salah satu komoditi yang akan dikembangkan.


Menurutnya, budidaya madu lebah tersebut memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi, ini terbukti warga yang memiliki usaha penanggkaran lebah madu sangat terbantu ekonomi rumah tangganya.


"Kami lihat usaha ternak madu di sini cukup produktif, dapat membantu menggerakan ekonomi masyarakat. Semoga pemasaran madu ke depan bisa diatasi sehingga kita fokus untuk memperbanyak produksinya," tutupnya. ***