Dengar Pendapat Komisi IV Bersama DPKP Pekanbaru
Cari Berita

Advertisement


Dengar Pendapat Komisi IV Bersama DPKP Pekanbaru

Selasa, 22 Juni 2021

Komisi IV DPRD Pekanbaru saat beraudiensi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Pekanbaru. 

PEKANBARU, PARSRIAU.COM - Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pekanbaru menggelar audiensi bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru terkait kekurangan armada, Selasa (22/6).

Rapat dipimpin langsung Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru Sigit Yuwono ST serta anggota lainnya Hj Masni Ernawati, Ali Suseno, Nurul Ikhsan, Robin Eduar, Roni Pasla, Ruslan Tarigan, Mulyadi dan Wan Agusti.

Rapat ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Burhan Gurning, Kabid Ops Pemadam dan Penyelamatan Kebakaran Faisal Hendry dan jajaran lainnya.

Usai rapat, Kepala Dinas dan Kebakaran Kota Pekanbaru Burhan Gurning mengatakan tujuan kedatangan ke Komisi IV guna meminta dukungan dan bantuan terkait pengadaan mobil rescue. Hal ini dikarenakan minimnya jumlah unit mobil rescue pemadam kebakaran.

"Idealnya, kita membutuhkan minimal Empat mobil rescue. Sebab, Pekanbaru ini adalah Kota yang besar dengan 15 kecamatan dan jumlah penduduk sebanyak 1,2 Juta," katanya.

Gurning menyebut, Dinas Pemadam Kebakaran saat ini hanya memiliki satu unit mobil rescue. Pasca terjadinya kecelakaan yang terjadi Simpang Fly Over Pasar Pagi Arengka kemarin, otomatis membuat keadaan satu mobil tersebut menjadi terduduk alias tidak bisa dipakai.

"Satu unit itu terduduk (tidak bisa dipakai) dan hanya satu mobil itulah satu-satunya hal yang kita lakukan. Asalkan ada kejadian bencana kebakaran yang selalu duluan turun ke TKP itu ya mobil yang satu itu. Nah, sekarang mobil yang satu ini terduduk," jelasnya .

Dijelaskan Gurning, DPKP sudah mengajukan untuk pengadaan Empat unit mobil damkar kepada Walikota dan Sekretaris Daerah dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2022. Namun, hingga sekarang pengadaan mobil damkar tersebut belum dimasukkan.

"Anggaran yang diajukan untuk pengadaan Empat mobil damkar itu sebesar Rp10 Miliar. Maka dari itu, kami meminta dukungan dari Komisi IV DPRD agar membantu pengadaan unit mobil damkar ini," terangnya.

hal tersebut, Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru Robin Eduar menyebut siap mendukung Dinas Pemadam Kebakaran Kota Pekanbaru dalam pengadaan mobil kebakaran.

"Mobil rescue di Pekanbaru ini cuma ada satu unit dan itupun sudah hancur karena terjadi kecelakaan kemarin dan saat ini Pekanbaru tidak punya mobil rescue lagi. Jadi kita (DPRD) siap memperjuangkan pengadaan mobil rescue ini karena ini untuk kepentingan seluruh masyarakat Kota Pekanbaru," tegasnya .

Robin mengungkapkan, pengadaan mobil damkar tersebut sebenarnya sudah diusulkan sejak tahun 2021. Namun, karena pandemi covid-19 berdampak pada anggaran recofusing.

"Jadi di tahun 2022, kita (DPRD) berharap mobil rescue ini segera diadakan. Sebab, mobil rescue ini sangat penting dan sangat dibutuhkan," ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan ini mendorong Pemerintah Kota Pekanbaru agar segera melakukan pengadaan mobil rescue. Hal ini dikarenakan minimnya jumlah mobil pemadam yang ada di Kota Pekanbaru.

"Kita akan melihat dulu keuangan dalam APBD Perubahan. Kalau itu mendukung, ya kita desak untuk melakukan pengadaan mobil damkar," pungkasnya.***