153 Sekolah di Riau Masuk Program Sekolah Penggerak
Cari Berita

Advertisement

153 Sekolah di Riau Masuk Program Sekolah Penggerak

Rabu, 14 April 2021

Plt. Kepala LPMP Riau Yudi Nurman. SPd.MBA

PEKANBARU, PARASRIAU.COM - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI melalui Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud merilis daftar calon kepala sekolah yang lolos tahap pertama Program Sekolah Penggerak (PSP) angkatan pertama.


Berdasarkan data diterima, jumlah peserta dinyatakan lolos tahap pertama sebanyak 153 sekolah tersebar di tiga wilayah yakni Kabupaten Inhil, Siak dan Kota Dumai.


" Tiga daerah ini sudah ditetapkan sebagai daerah sekolah penggerak di Riau. Setelah melalui beberapa seleksi, hanya 153 calon kepala sekolah program sekolah penggerak dinyatakan lolos tahap pertama. Selebihnya dinyatakan gagal," kata Plt. Kepala LPMP Riau Yudi Nurman. SPd.MBA, Selasa (13/4) di Pekanbaru.


Dari 153 sekolah yang dinyatakan lolos tahap pertama, kata Yudi, terbanyak berada di kabupeten Inhil dengan 70 sekolah, rinciannya Kelompok Bermain (KB) 1 sekolah, Taman Kanak kanak (TK) 4 sekolah, SD sebanyak 27 sekolah, SMP 27 sekolah dan SMA sebanyak 11 sekolah. Sedangkan, Kabupaten Siak, jumlah sekolah dinyatakan lolos tahap pertama sebanyak 58 sekolah dengan rincian, PAUD 2 sekolah, TK ada 9 sekolah, SD ada 17 sekolah, SMP ada 15 sekolah, SMA sebanyak 13 sekolah dan Sekolah Luar Biasa (SLB) ada 2 sekolah.


Sedangkan Kota Dumai, sekolah dinyatakan lolos tahap pertama hanya 25 sekolah dengan rincian Taman Kanak kanak (TK) 5 sekolah, SD ada 9 sekolah, SMP ada 5 sekolah, SMA ada 4 sekolah dan SLB ada 2 sekolah. Bagi sekolah dinyatakan lolos tahap pertama, selanjutnya mengikuti seleksi tahap kedua yang dilaksanakan rentang waktu tanggal 7 sampai 17 April. Tes ini meliputi wawancara dan simulasi mengajar.


Setelah seleksi tahap dua, dilanjutkan proses data seleksi dan pleno dengan Dinas Pendidikan mulai tanggal 21 hingga 28 April. Jadwal pengumuman penetapan sekolah penggerak di tiga daerah rencananya tanggal 29 dan 30 April." Berapa jumlah sekolah ditetapkan sebagai sekolah penggerak di tiga daerah ini,  kita tunggu saja akhir April ini," kata Yudi