DPRD Pekanbaru Sebut RSD Madani Pekanbaru Belum Layak Huni
Cari Berita

Advertisement


DPRD Pekanbaru Sebut RSD Madani Pekanbaru Belum Layak Huni

Jumat, 12 Maret 2021

Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru, Ruslan Tarigan 

PEKANBARU, PARASRIAU.COMAnggota Komisi IV DPRD Pekanbaru, Ruslan Tarigan mengatakan saat ini Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Pekanbaru masih belum layak huni. 


Rumah sakit yang ada di Jalan Garuda Sakti, Kecamatan Bina Widiya yang dibangun sejak tahun 2016 ini pembangunannya masih terus berlanjut hingga saat ini. Selain belum layak huni, Ruslan juga membahasakan saat ini kondisi RSD Madani sunyi dan miris.


“Kita padahal sudah menggelontarkan uang ratusan milliar ya untuk itu, tapi dari hasil yang kita lihat, jauh dari ekpetasi yang dipaparkan. Jauh yang diharapkan saat presentase mereka, ”kata Ruslan, Jumat (12/3).

Untuk ditahun ini sendiri, Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru mengajukan penambahan anggaran untuk tahap penyelesaian bangunan RSD Madani lebih kurang sebanyak Rp.35 Miliar.

Politisi PDI Perjuangan ini juga m enyebutkan bawa vendor atau rekanan Pemko Pekanbaru dalam membangun RSD Madani tidak bekerja secara profesional, baik itu dalam pekerjaan dan juga waktu penyelesaian.

Kita lihat belum maksimal dan tidak profesional dalam segi pengerjaan dan waktu penyelesain, memang kita lihat bangunanya kurang layak lah. Ya dari kita sekilah kita pandang, belum kita panggil ahli bangunan ya, tapi dari sekilas pandangan, agak kuranglah seperti itu, ”pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Sigit Yuwono akibat kekurangan sarana dan prasarana tersebut menjadi pengganjal RSD Madani untuk bisa bekerja dengan BPJS Kesehatan.

"Ruang operasi dan ICU belum ada, yang dibutuhkan Rp.35 miliar lagi," ungkap Sigit. 

Politisi Demokrat meminta Pemko Pekanbaru lebih serius lagi untuk merampungkan RSD Madani, terlebih dahulu saat ini RSD Madani sudah menjadi icon Kota Pekanbaru. Selain itu masa jabatan Walikota Pekanbaru, Firdaus sudah berada diujung tanduk.

"Jangan nanti tidak selesai, untuk BPJS saja sampai saat ini belum selesai. Jadi RSD Madani ini PR yang masih panjang, dan kita berharap sebelum berakhir masa jabatan walikota RSD Madani sudah rampung 100 persen," jelasnya.

Sementara itu sekretaris Dinas Kesehatan (Diskes) Pekanbaru, Zaini Rizaldy Saragih mengatakan bahwa dalam anggaran perubahan pihaknya akan kembali mengajukan anggaran yang dibutuhkan untuk menyelesaikan RSD Madani.

"Dibutuhkan Rp.35 miliar dan nanti di anggaran perubahan akan coba kita masukan lagi, saat ini manfaatkan apa yang ada dulu," pungkasnya. ***