Tiga Sekolah di Padang Terpilih Jadi Proyek Percontohan Kemendikbud
Cari Berita

Advertisement


Tiga Sekolah di Padang Terpilih Jadi Proyek Percontohan Kemendikbud

Selasa, 02 Februari 2021

 

Wali Kota Padang, Mahyeldi

PADANG, PARASRIAU.COM - Tiga sekolah di Kota Padang, Sumatera Barat terpilih menjadi proyek percontohan pelaksanaan program Sekolah Penggerak yang digagas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.


"Atas nama Pemerintah Kota Padang saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan pemerintah pusat. Kami mendukung dan bertekad menyukseskan program tersebut demi terciptanya pelajar Pancasila," kata Wali Kota Padang Mahyeldi di Padang, Selasa (2/2/2021). 


Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Habibul Fuadi mengatakan Kota Padang terpilih bersama dengan 132 kabupaten/kota di Indonesia sebagai proyek percontohan Program Sekolah Penggerak tahun ajaran 2021/2022.


"Kami menyambut gembira terpilih menjadi bagian Program Sekolah Penggerak, sehingga akan mendorong percepatan peningkatan kualitas sekolah di Kota Padang," ujarnya.


Pemerintah Kota Padang telah melakukan berbagai kesiapan dalam melaksanakan Sekolah Penggerak, mulai dari kesiapan anggaran, MoU dengan Kemendikbud RI hingga kerja sama dengan kementerian terkait.


"Tahun ini kita diminta menyiapkan tiga sekolah, satu SD, satu SMP dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagai proyek percontohan sekolah penggerak," kata dia.


Program Sekolah Penggerak adalah upaya untuk mewujudkan visi Pendidikan Indonesia dalam mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila.


Program sekolah penggerak berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang mencakup kompetensi dan karakter, diawali dengan SDM yang unggul baik dari kepala sekolah dan guru.


Program tersebut merupakan penyempurnaan transformasi sekolah dengan mengakselerasi sekolah negeri/swasta di seluruh kondisi sekolah untuk bergerak 1-2 tahap lebih maju.


Program dilakukan bertahap dan terintegrasi dengan ekosistem hingga seluruh sekolah di Indonesia menjadi Program Sekolah Penggerak. (Antara) 



Editor: Anto Chaniago