Pertamina Tandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Bapenda Riau
Cari Berita

Advertisement

target='_blank' title='Settia Blog'>settia

Pertamina Tandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Bapenda Riau

Jumat, 19 Februari 2021



PEKANBARU, PARASRIAU.COM – Sebagai bentuk kolaborasi dan transparansi, PT Pertamina Regional Sumatera bagian Utara (Sumbagut) menyepakati perjanjian kerja sama rekonsiliasi data Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) dengan Pemerintah Daerah Riau, Kamis (18/2/2021).


Kesepakatan mengenai rekonsiliasi data PBBKB ini ditandai dengan penandatanganan PKS oleh Executive General Manager Regional Sumbagut, Herra Indra W dan Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Riau Herman, bertempat di Kantor Bapenda Provinsi Riau, Kota Pekanbaru.


Herra Indra mengatakan tujuan dilakukannya penandatanganan ini adalah sebagai tindak lanjut dari kerja sama yang telah dilakukan serta untuk mengoptimalkan pemanfaatan data penjualan dan pemungutan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB).


“Pertamina telah melakukan rekonsiliasi data secara transparan kepada pemerintah daerah di wilayah masing-masing termasuk Riau. Terima kasih kepada Bapenda berserta seluruh jajaran Pemprov Riau karena telah menyambut baik kesepakatan ini,” kata Herra Indra.


Sementara itu, Kepala Bapenda Provinsi Riau, Herman, menyambut baik kedatangan Pertamina untuk Penandatanganan PKS terkait rekonsiliasi data penjualan dan pemungutan PBBKB di Riau. 


“Dengan ditandatanganinya PKS ini, rekonsiliasi data menjadi lebih transparan sehingga Pertamina melaporkan PBBKB setiap satu bulan sekali dan rekonsiliasi tiap tiga bulan sekali,” tutur Herman. 


Total pembayaran PBBKB Riau 2018 sampai dengan Desember 2020 adalah sebesar Rp 1,86 triliun. Rata-rata pembayaran PBBKB Riau tahun 2020 per bulan adalah Rp47 miliar, dan pembayaran terbesar ada pada periode Januari 2020 senilai Rp 54,6 miliar,” ujarnya. 


Pertamina menjamin stok BBM dalam kondisi aman dan penyaluran BBM berjalan lancar. Rata-rata konsumsi harian untuk BBM jenis Gasoline (Premium, Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo) sebanyak 2.500 kiloliter (KL) dan Gasoil (Solar, Dexlite, Pertamina Dex) sejumlah 2.000 KL di wilayah Riau.


“Salah satu produk terbesar dalam pembayaran PBBKB adalah Pertalite. Kita menjamin stok BBM aman dan data setoran PBBKB sesuai dengan penyaluran di lapangan,” tutup Herra. (pr1)


Editor: Anto Chaniago