Menko PMK: Cuti Bersama Akan Dievaluasi, Kemungkinan Besar Dikurangi
Cari Berita

Advertisement

target='_blank' title='Settia Blog'>settia

Menko PMK: Cuti Bersama Akan Dievaluasi, Kemungkinan Besar Dikurangi

Kamis, 18 Februari 2021

Menko PMK, Muhadjir Effendy


JAKARTA, PARASIRAU.COM - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, pemerintah akan melakukan evaluasi cuti bersama tahun 2021. Menurut dia, kemungkinan jumlah cuti bersama 2021 akan dikurangi.


"Insyaallah minggu depan kita evaluasi, kemungkinan besar akan kita kurangi cuti bersamanya," kata Muhadjir dikutip dari siaran persnya, Rabu (17/2/2021) seperti dikutip dari Liputan6.com.


Kendati begitu, dia belum bisa memastikan berapa jatah cuti bersama 2021 yang akan dipangkas. Pasalnya, hal tersebut harus dirapatkan terlebih dahulu bersama kementerian dan lembaga terkait.


"Kita bicara dulu dengan kementerian terkait. Ada Menpan RB (Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi), ada Menaker (Menteri Ketenagakerjaan) ada Menag (Menteri Agama). Terutama yang berkaitan dengan libur keagamaan," jelasnya.


Dia menyebut bahwa kasus Covid-19 cenderung meningkat saat memasuki libur panjang. Meski begitu, Muhadjir menyebut, meningkatnya kasus positif virus corona juga dipengaruhi oleh faktor lain, bukan hanya libur panjang.


"Ada kecenderungan begitu (kasus Covid-19 meningkat). Jadi setiap ada libur panjang. Ada kenaikan kasus, walaupun itu juga tidak variabel tunggal. Ada banyak faktor," ujar Muhadjir.


Sebelumnya, wacana evaluasi cuti dan libur bersama sepanjang tahun 2021 telah dilontarkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo. Dia mengusulkan libur Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah hingga libur Tahun Baru 2022 diperpendek. Hal itu bertujuan untuk meminimalisasi penularan virus corona saat musim libur panjang tiba. (liputan6)


Editor: Anto Chaniago