IDI: Dokter Umum Paling Banyak Meninggal karena Covid-19
Cari Berita

Advertisement


IDI: Dokter Umum Paling Banyak Meninggal karena Covid-19

Kamis, 25 Februari 2021

 


JAKARTA, PARASRIAU.COM - Selama pandemi COVID-19 banyak dokter di Indonesia yang menjadi korban penyakit ini, bahkan hingga meninggal dunia. Menurut data Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), dokter umum menjadi yang paling banyak terpapar virus Corona.


Tim Standarisasi dan Protokol Mitigasi PB IDI, Dr dr Eka Ginanjar, SpPD-KKV, MARS, FINASIM, FACP, FICA, mengatakan sudah ada 178 dokter umum yang meninggal akibat COVID-19 per 10 Februari 2021.


Menurut dr Eka, penyebabnya adalah banyak pasien yang datang berobat ke dokter umum namun mereka tidak menyadari sedang terkena COVID-19.


"Yang terbanyak dokter yang terkena adalah dokter umum. Tadi saya sampaikan bahwa dokter umum kedatangan pasien yang mungkin dia berobat karena demam, mungkin batuk, nyeri sendi, ternyata COVID," kata dr Eka dalam acara virtual yang diselenggarakan Tim Mitigasi PB IDI, Kamis (25/2/2021).


Lebih lanjut, kata dr Eka, ini menjadi alasan mengapa lebih banyak dokter yang terinfeksi virus Corona adalah mereka yang tidak menangani pasien COVID-19 secara langsung. "Banyak yang terpapar adalah yang tidak menyadari bahwa pasien itu datang dengan COVID, pasien-pasien yang tanpa gejala," jelasnya.


Menurut dr Eka, apabila ini terus terjadi, dikhawatirkan banyak dokter yang akan menjadi korban sehingga pelayanan kesehatan menjadi terhambat.


"Ketika banyak dokter yang terpapar, maka kita banyak kehilangan dokter. Tidak hanya yang wafat, tetapi yang melakukan isolasi mandiri dan perawatan juga, sehingga pasien COVID dan pasien non COVID akan terlambat (ditangani)," pungkasnya.



Editor: Anto Chaniago