DPRD Riau Minta BUMD Dilibatkan Kelola Blok Rokan
Cari Berita

Advertisement

target='_blank' title='Settia Blog'>settia

DPRD Riau Minta BUMD Dilibatkan Kelola Blok Rokan

Senin, 22 Februari 2021

 

Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau Syfaruddin Potti

PEKANBARU, PARASRIAU.COM - Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau Syafruddin Potti angkat bicara soal pengelolaan Blok Rokan yang sempat memanas belakangan ini. Ia berharap agar blok terbesar di Indonesia itu turut dikelola oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). 


Hal ini dimaksudkan Sape, sapaan akrab Syafruddin, agar laba dari pengelolaan Blok Rokan masuk ke dalam kas daerah. 


"Karena kita kan tidak mau simpang siur keuntungannya ke mana. Kalau BUMD itu kan keuntungannya untuk daerah. Ini yang harus jelas," ujar politikus PDI Perjuangan ini, Senin (22/02/2021). 


Sape mengatakan, silakan saja jika Pertamina membuka tender bagi perusahaan swasta untuk ikut berpartisipasi, termasuk Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR). Namun, tegas dia, pengelolaan aset daerah Riau harus ada kontribusi terhadap pendapatan daerah itu sendiri.


"Kalau business to business, kalau ada proyek tender dari Pertamina ya silakan saja, anak negeri dan siapa saja silakan. Termasuk LAM juga silakan. Apa pun nama bentuk usahanya boleh-boleh saja. Tapi yang untuk kepentingan daerah dan yang bisa menjadi pendapatan daerah, ini kan harus dipertegas kebijakannya," ujar Sape.  


Sebelumnya, sempat memanas terkait pengelolaan Blok Rokan. Bermula dari protes LAMR atas pemilihan jajaran BUMD yang dinilai maladministrasi.

LAM lantas membentuk Badan Usaha Milik Adat (BUMA) yang sempat menjadi kontroversi beberapa waktu lalu. 


BUMA dikritik berbagai pihak karena dinilai tidak transparan apakah memang milik anak negeri atau swasta yang berlindung di bawah nama Riau. (pr5)



Editor: Anto Chaniago