Dewi Sandra Ungkap Cerita Ayahnya Jadi Mualaf
Cari Berita

Advertisement

target='_blank' title='Settia Blog'>settia

Dewi Sandra Ungkap Cerita Ayahnya Jadi Mualaf

Jumat, 05 Februari 2021

 

Dewi Sandra


JAKARTA, PARASRIAU.COM - Penyanyi Dewi Sandra mengaku punya kenangan manis dengan ayahnya yang memiliki darah keturunan dari Inggris. Ia bercerita mengenai kisah sang ayah memeluk agama Islam. Saat itu, Dewi Sandra masih remaja. Ia mengaku dikabarkan oleh sang ayah usai menjadi mualaf.


Selanjutnya, wanita yang kini berhijab tersebut melihat sendiri sang ayah kemudian menikahi lagi istrinya yang tak lain adalah ibu Dewi Sandra.


"Dan mereka nikah lagi di depan gue," ungkap Dewi Sandra ke Daniel Mananta di Daniel Mananta Network.


Daniel Mananta bingung dengan pernikahan itu. Ia mengira orang tua Dewi Sandra sempat bercerai sebelumnya.


"No, when he turn mualaf, mereka nikah lagi di depan gue," papar Dewi Sandra menjelaskan.


Diketahui ibunda Dewi Sandra memang seorang muslim. Beberapa kali ia meminta ke anaknya tersebut untuk mendoakan sang ayah agar mau berpindah keyakinan.


"Gue selalu dengar nyokap gue, 'Doakan Daddy, ya.', dan I just like,'Why? Doain Daddy? He's happy. He looks happy to me. He looks fine', 'Enggak, doakan daddy'," katanya mengulang percakapan dengan sang ibu.


Dewi Sandra sempat putus asa memanjatkan doa untuk ayahnya tersebut. Namun ternyata di satu hari ia dikejutkan dengan kabar itu.


"Until that one day, beliau lari ke kamar anak-anaknya dan menggedor semua pintunya, 'Daddy masuk (Islam), Daddy mualaf, Daddy masuk muslim', and I was like, 'What?'," ujarnya.


Dewi Sandra mengungkapkan dirinya tidak tahu persis apa yang membuat sang ayah tergerak untuk berpindah keyakinan. Namun yang ia tahu kekuatan doa keluarga begitu berpengaruh.


"Gue sangat percaya dengan kekuatan doa. Setulus apa sih doa seorang istri untuk suaminya. Kalau tulus kan ya we don't know. Just don't know," katanya.


Dewi Sandra menilai sang ayah memang begitu kritis dalam segala hal. Rasa ingin tahunya begitu besar, termasuk soal keyakinan.


"Dia kritis banget, at the end of his life, masuk muslim," tandasnya. (detik)


Editor: Anto Chaniago