Kembali Dibuka dan Lebih Beragam, Outlet Puan Berseri Binaan Disketapang Tampung Produk UMKM
Cari Berita

Advertisement


Kembali Dibuka dan Lebih Beragam, Outlet Puan Berseri Binaan Disketapang Tampung Produk UMKM

Senin, 30 November 2020


PEKANBARU, PARASRIAU.COM - Outlet Puan Berseri kembali dioperasionalisasikan setelah beberapa waktu sempat vakum dan pasif. Dibukanya kembali outlet ini bertujuan untuk memudahkan distribusi pangan terlebih disaat merebaknya pandemi Covid-19. Kini Outlet Puan Berseri hadir dengan wajah yang lebih segar dan variasi produk yang lebih baik. 


“Pemerintah harus hadir membantu kebutuhan pangan warganya, selain itu mendekatkan komoditas petani dengan pasar, dengan begitu akan membantu petani dalam memangkas mata rantai pasokannya,” kata Alek Kurniawan, Kadis Ketahanan Pangan Pekanbaru, Senin (30/11/2020).


Alek juga menyebutkan bahwa dalam rangka menjaga ketersediaan pangan dan harga yang terjangkau bagi masyarakat, kerjasama harus diwujudkan pemerintah dengan semua pihak termasuk dengan para pelaku pangan itu sendiri dalam hal ini adalah petani.

Lebih lanjut sang nahkoda Ketapang ini juga menambahkan, bahwa untuk meningkatkan konsumsi pangan lokal harus didukung upaya-upaya pengadaannya yaitu melalui pengembangan pengolahan pangan lokal itu sendiri.


Pemanfaatan pangan lokal yang bersumber dari aneka umbi, sagu, pisang, sukun dan yang lainnya sudah banyak dikembangkan. Itu juga merupakan salah satu motivasi Outlet Puan Berseri menggeliat kembali.


“Kita akan dorong outlet ini menjadi market place bagi produk-produk lokal dari kelompok-kelompok yang telah kita bina baik yang tergabung di KW, KWT ataupun KT,” tuturnya.


Selain itu juga, di berbagai kesempatan Dinas Ketahanan Pangan senantiasa menggalakkan himbauan untuk pemanfaatan pekarangan dilakukan sebagai upaya pemberdayaan keluarga ataupun satuan kelompok masyarakat yang lebih besar untuk budi daya lahan pekarangan maupun pengolahan hasilnya.


Untuk suksesinya juga sudah dikucurkan stimulus bantuan bibit tanaman, bibit ternak dan belanja pendukung seperti pupuk dan bahan kimia lainnya.Upaya pemanfaatan lahan dilakukan tidak hanya dengan berbudi daya berbagai jenis tanaman pangan dan hortikultura, tetapi juga budi daya ternak dan ikan sehingga bisa mencukupi ketersediaan pangan, baik karbohidrat, protein, vitamin, maupun mineral. Di hilirnya Disketapang juga hadir sebagai salah satu tempat memfasilitasi marketingnya melalui Outlet Puan Berseri.


“Itu yang kami utarakan selalu bahwa kebijakan dan keberpihakan pemerintahan harus tergambar di hulu sampai hilirnya, di hulunya kita stimuluskan bantuan bibit dan sejenisnya, di hilirnya hasil panen petani dipermudah aksesnya salah satunya dengan pemasaran di outlet kita," terangnya.


Sejauh ini Outlet Puan Berseri telah bermitra dengan para UMKM, Kelompok Wanita, Kelompok Wanita Tani dan Kelompok Tani. Selain hasil panen petani seperti sayur, jagung dan tanaman pangan lainnya, produk-produk yang dipasarkan juga meliputi pangan olahan lokal seperti keripik, tepung, pisang molen frozen, rendang suwir dan beberapa produk menarik lainnya.


“Iya, kita telah bermitra dengan beberapa UMKM dan para kelompok-kelompok binaan disketapang,” ungkap Manager Outlet Puan Berseri, Dewi yang juga merupakan Kepala Seksi Penganekaragaman Konsumsi Dinas Ketahanan Pangan Pekanbaru.


Selain produk-produk dari mitra petani dan kelompok, outlet ini juga menerima konsinyasi produk-produk olahan dari pegawai di Lingkungan Disketapang. Tak tertutup juga bagi aparatur yang memiliki hobi memasak dan mengolah pangan dapat juga memasarkan produk-produknya di outlet yang terletak di Jalan Cut Nyak Dien nomor 1 Kota Pekanbaru.


“Ternyata dari teman-teman Ketapang juga banyak yang kreatif, ada yang nitip salad buah dan kemasan menarik lainnya,” tambah Dewi menjelaskan.


Terlebih dalam kondisi pandemic ini, sangat dibutuhkan lebih banyak lagi inovasi ataupun terobosan untuk memastikan distribusi kebutuhan pangan terutama pangan pokok kepada masyarakat luas. Sebagai awal, Diseketapang melalui Outlet Puan Berseri bekerjasama dengan petani dan UMKM dalam acara yang ditajuk “Pekan Pangan Madani”.


Salah satu upaya yang dilakukan Disketapang untuk membantu masyarakat yang mengalami keterbatasan akses pangan diharapkan inovasi ini akan terus digiatkan kedepannya. Selain itu kedepan juga direncanakan optimalisasi pemasaran produk cemilan yang khas yang diharapkan mampu menjadi semacam oleh-oleh khas dari Kota Pekanbaru.


“Juga ada dari KUB alumni IPB, kedepan juga kita akan fasilitasi pemasaran produk cemilan yang dikemas sebagai oleh-oleh khas Pekanbaru. Dan yang pasti outlet kita terbuka juga untuk umum,” pungkasnya. (adv)