Disketapang Ciptakan Inovasi Unggulan "Si CANTIG", Alek: Semoga Program Ini Secantik Namanya
Cari Berita

Advertisement

target='_blank' title='Settia Blog'>settia

Disketapang Ciptakan Inovasi Unggulan "Si CANTIG", Alek: Semoga Program Ini Secantik Namanya

Selasa, 27 Oktober 2020

 


PEKANBARU, PARASRIAU.COM - Wujud perhatian Walikota Pekanbaru terhadap ketahanan pangan di Kota Pekanbaru selalu menjadi salah satu isu strategis. Pemerintah daerah adalah implementator kebijakan publik yang seyogyanya mengedepankan pemerintahan  yang  cerdas, yang  mampu  menerjemahkan  kebijakan  publik  ke dalam langkah-langkah operasional yang kreatif dan inovatif dengan orientasi pada kepentingan masyarakat. 

Sangat tepat visi Sang Visioner sebutan untuk Walikota Pekanbaru, Dr H Firdaus St MT bersama wakilnya Ayat Cahyadi, S.Si adalah terwujudnya Pekanbaru sebagai kota smart yang madani. Perwujudan visi dimaksud dituangkan dalam 5 (lima) misi yang salah satunya adalah Mewujudkan  Pembangunan Ekonomi Berbasiskan  Ekonomi Kerakyatan dan Ekonomi Padat  Modal, pada Tiga Sektor Unggulan yaitu Jasa, Perdagangan dan Industri. Setidaknya itulah yang ditangkap dari rencana strategis Kegiatan Pengembangan Kawasan Mandiri Pangan pada Dinas Ketahanan Pangan Kota Pekanbaru melalui inovasi unggulannya yang dilabeli dengan Lokasi Cadangan Pangan Terintegrasi disingkat dengan siCANTIG.

Kawasan siCANTIG merupakan kombinasi perpaduan keindahan alam dan kehidupan masyarakat dengan optimalisasi pemanfaatan potensi kawasan berluas 5 ha yang terletak di Kelurahan Agro Wisata Kecamatan Rumbai. Destinasi ini kedepannya bertujuan untuk memperluas wawasan pengetahuan, pengalaman rekreasi dan hubungan usaha di bidang pertanian yang meliputi tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, perikanan dan peternakan. 


Semua tersebut akan dipadukan dalam satu kawasan yang terintegrasi yang menggambarkan mata rantai ketahanan pangan mulai dari hulu sampai hilirnya yang diharapkan kedepannya juga mampu mendobrak daya tarik wisata tersendiri dengan sinergitas keterlibatan masyarakat setempat melalui kegiatan Pemberdayaan Masyarakat yang memadai.

Lalu secara komprehensif seperti apa konsep pengembangan kawasan yang memiliki nama aduhai ini “siCANTIG”!. Apakah secantik namanya? Sang tangan kanan Walikota di bidang Ketahanan Pangan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Pekanbaru, Alek Kurniawan,SP, M.Si menyebutkan bahwa Komitmen Dinas Ketahanan Pangan dalam penggarapan proyek ini sudah dituangkan lewat pembuatan Master Plan kawasan siCANTIG.

“Ya, kami telah menyelesaikan pembuatan master plan siCANTIG, agar kedepannya hasilnya betul-betul cantik. Jadi tidak sekedar namanya saja” ucap 

Alek yang juga pernah dipercayai Bapak Walikota sebagai Kepala BPKAD Pekanbaru di waktu sebelumnya. Selanjutnya alumnus Magister Ilmu Administrasi dan Pengembangan SDM UNRI ini juga menyampaikan dalam kawasan tersebut akan dibangun berbagai infrastruktur yang memadai yaitu: lumbung pangan, rumah pengasapan ikan, rumah jamur, gudang, gedung pelatihan, kadang kambing dan ayam, kandang sapi, tempat ibadah, taman, infrastruktur jalan, fasilitas parkir yang memadai, kolam ikan dan outlet-outlet pendukung hasil pangan. 

Untuk optimaliasi pemanfaatan lahan sampai sudut-sudut terkecil yang ada agar tepat guna dan fungsional juga dituangkan dalam kegiatan landscaping.

“Kami estimasikan proyek ini akan menelan biaya lebih kurang 24 Milyaran. Mengingat terbatasnya dana APBD kita, pengembangan akan dilakukan secara bertahap. Kedepannya kami akan coba jemput bola ke Provinsi ataupun ke Pusat dan ataupun stake holder terkait lainnya untuk pemenuhan sumber pendanaannya” tandasnya.

Alex mengungkap program ini merupakan pekerjaan besar dari Pak Walikota yang membutuhkan komitmen tinggi dari kami selaku pimpinan dan tim di Dinas Ketahanan pangan juga seluruh stake holder terkait.

" Kami mohon dukungan yang solid dari semuanya terutama kepada seluruh masyarakat kota Pekanbaru. Mudah-mudahan siCANTIG ini betul-betul cantik kedepannya; aminnn” ungkap Alex. (adv