Alumni Gontor Jabat Kepala UPT Ma'had Al Jami'ah Pertama Kali di IAIN Batusangkar
Cari Berita

Advertisement

settia

Alumni Gontor Jabat Kepala UPT Ma'had Al Jami'ah Pertama Kali di IAIN Batusangkar

Sabtu, 29 Agustus 2020

 


TANAH DATAR, PARASRIAU.COM - Chardinal Putra, MA yang juga alumni Ponpes Gontor dilantik sebagai Kepala UPT Ma’had Aljami’ah yang pertama oleh Rektor IAIN Batusangkar pada acara pelantikan Pejabat Pelaksana Akademik di lingkungan IAIN Batusangkar, Jumat (28/8).


Acara yang dilaksanakan di aula kampus II Cubadak ini menggunakan standar protokol covid-19. Selain chardinal Putra, MA juga dilantik 64 orang pejabat lainnya.


UPT Ma’had Aljami’ah adalah sebuah program berbahasa Inggris dan Arab intensif untuk mahasiswa IAIN Batusangkar. Mahasiswa yang akan mengikuti program ini disediakan asrama dan dilatih secara khusus oleh dosen bahasa asing yang sudah terampil. Mahasiswa diwajibkan berbahasa asing selama mengikuti program ini.


Chardinal Putra yang selama ini menjabat sebagai koordinator Humas IAIN Batusangkar memiliki cukup pengalaman untuk mengelola Ma’had Aljami’ah ini. Karena Chardinal Putra adalah seorang alumni pondok pesantren modern Gontor.


Beliau juga memiliki kemampuan bahasa Arab yang lancar, sehingga bisa praktek berbahasa Arab setiap waktu dengan mahasiswa yang tinggal di Ma’had Aljami’ah.


Jabatan UPT Ma’had Aljami’ah ini adalah yang pertama kali dibuat dan diatur dalam Statuta IAIN Batusangkar. Sebagian besar sarana dan prasarana untuk Ma’had Aljami’ah ini sudah dipersiapkan semenjak beberapa tahun belakangan namun belum bisa dimanfaatkan sebagaimana mestinya.


Kini, setelah ada pengelola yang resmi ini tentu semua pihak berharap agar seluruh program yang ada di Ma’had Aljami’ah ini bisa berjalan dengan baik, sehingga kemampuan berbahasa mahasiswa IAIN Batusangkar semakin meningkat.


Chardinal berkomentar bahwa amanah ini adalah tantangan baginya untuk memajukan program kampus kedepannya seperti dilansir media investigasi.com.


"Sebagai kepala Ma’had Aljami’ah ini adalah sebuah tantangan yang cukup berat bagi saya," tutupnya. pr2