Dapat Wakaf Alat PCR dari KOMAS, Ponpes Gontor Bakal Tes Santri dan Warga Ponorogo Secara Mandiri
Cari Berita

Advertisement

settia

Dapat Wakaf Alat PCR dari KOMAS, Ponpes Gontor Bakal Tes Santri dan Warga Ponorogo Secara Mandiri

Kamis, 16 Juli 2020


GONTOR, PARASRIAU.COM - Saat ini Ponpes Modern Darussalam Gontor (PMDG) sudah memiliki alat Polymerase chain reaction (PCR) mandiri. Alat itu ygmerupakan hasil wakaf dari Komunitas Masyarakat Santri (KOMAS) dan alumni Ponpes Gontor.

"Alat PCR ini nantinya untuk kepentingan santri dan masyarakat luas," tutur Juru Bicara Satgas COVID-19 Ponpes Gontor, M. Adib Fuadi Nuriz, Kamis (16/7).

Dijelaskannya, alat senilai Rp 2,1 miliar nantinya dalam satu hari mampu memeriksa 2.000 sampel. Namun hingga saat ini pihaknya masih mempersiapkan instalasi, operasional serta operator atau usernya.

"Sesegera mungkin, ini masih kita persiapan. Kurang dari satu bulan, untuk kita dorong segera bisa digunakan," tegas Adib.

Usai penyerahan dilakukan alat PCR pada Rabu (15/7) kemarin, saat ini alat tersebut masih berada di Ponpes Gontor. Rencananya, akan digunakan di RS Aisyiyah Ponorogo.

"Alat ini masih kami simpan dan kemarin baru serah terima wakafnya dari donatur kepada pihak PMDG," papar Adib seperti dalam rilisnya kepada media ini.

Pada awal pekan, 13 Juli 2020, Menkes Terawan menerbitkan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian COVID-19.

Salah satu poin dalam aturan ini adalah rapid test atau tes cepat tidak direkomendasikan lagi untuk mendiagnosa orang yang terinfeksi COVID-19. pr2