Pegadaian Peduli Berbagi Sembako dan Ratusan Menu Berbuka ke Panti Asuhan Fajar Harapan
Cari Berita

Advertisement

target='_blank' title='Settia Blog'>settia

Pegadaian Peduli Berbagi Sembako dan Ratusan Menu Berbuka ke Panti Asuhan Fajar Harapan

Kamis, 21 Mei 2020


PEKANBARU, PARASRIAU.COM - PT Pegadaian (Persero) area Pekanbaru memberikan bantuan paket sembako dan ratusan paket menu berbuka, ke Panti Asuhan Fajar Harapan Pekanbaru. Bantuan tersebut, sebagai bentuk kepedulian antar sesama, yang terdampak dalam kondisi pandemi Covid-19 yang terjadi hingga saat ini.

Bantuan langsung diterima oleh Ketua Yayasan Panti Asuhan Fajar Harapan, Yazid Bakri yang diserahkan oleh Deputi Area Bisnis Pku Wil Riau Daratan, Sutrisno, Rabu (20/5).

Dikatakan Sutrisno bahwa bantuan ini lanjutan dari program Pegadaian Peduli, dengan tujuan untuk membantu masyarakat yang terpapar pandemi Covid-19. Begitupula halnya, bantuan ini juga untuk meringankan beban mereka bertepatan dengan momen bulan ramadhan.

"Ini adalah perhatian kita kepada mereka yang ada di panti, karena adanya wabah Covid-19 ini anak-anak tidak bisa kemana-mana. Kita berharap bantuan yang diberikan ini bisa bermanfaat bagi anak asuh dan seluruh keluarga yang ada di panti," ujarnya.

Sutrisno juga menjelaskan bahwa penyerahan bantuan yang diberikan tersebut tidak hanya pada saat pandemi dan ramadhan saja, tetapi sudah menjadi program rutin yang dilakukan oleh Pegadaian setiap tahunnya.

Adapun bantuan yang diserahkan tersebut berupa sembako dan 110 kota menu berbuka. 

Begitu pula halnya, bantuan yang merupakan rangkaian dari Program Pegadaian Peduli ini juga tidak hanya dipantisl saja tetapi juga dibeberapa titik, seperti penyerahan bantuan APD dan juga penyerahan paket sembako sebanyak 1.500 paket yang dilaksanakan di tiga area yakni Pekanbaru, Sumbar dan Kepri,"jelasnya.

Di tempat yang sama, Yazid sangat berterimakasih atas bantuan yang telah diberikan oleh Pegadaian. Ia juga mengakui, bahwa dalam kondisi pandemi saat ini anak-anak turut merasakan dampaknya. Selain tidak bisa beraktifitas seperti biasa juga, sebanyak 35 anak asuhnya terpaksan harus dilakukan isolasi mandiri untuk menghindari jumlah yang terlalu ramai dan juga mengikuti aturan kesehatan dari pemerintah. 

Begitu juga, dalam menjelang lebaran saat ini. "Ya biasanya mereka ini jelang lebaran ada saja yang memberikan santunan. Dimana santunan tersebut nantinya dipergunakan untuk membeli kebutuhan mereka pada saat hari raya. Tapi sekarang tidak ada, "paparnya, sembari berharap wabah Covid-19 ini segera berakhir.

Adapun jumlah anak didik yang ada di panti Fajar Harapan ini yakni 77 anak asuh perempuan dan 40 anak asuh laki-laki. Dengan rincian, 10 bayi, 20 balita, 21 SD, 10 SMP dan 16 orang duduk dibangku SMA. pr1