Tips Jitu Mulai Bisnis Kecil-kecilan
Cari Berita

Advertisement

settia

Tips Jitu Mulai Bisnis Kecil-kecilan

Kamis, 23 Januari 2020



PARASRIAU.COM - Berbisnis atau membuka usaha adalah salah satu cara untuk bisa hidup sejahtera. Namun, sebagian orang masih takut untuk memulai berbisnis. Saat Anda mempertimbangkan untuk memulai bisnis, mungkin mulai lah dengan yang kecil dahulu. Sebelumnya miliki ide bisnis yang unik, dan siapkan berbagai hal untuk menunjang bisnis tersebut.

Tetapi tidak setiap bisnis bisa langsung menuai kesuksesan. Faktanya, hanya dua pertiga bisnis yang bertahan sekitar dua sampai lima tahun.

Jadi, Anda harus menghadapi tantangan dan berani mengambil risiko agar pondasi untuk sukses berbisnis menjadi kuat. Berikut langkah yang diperlukan agar sukses dalam memulai bisnis :

1. Lakukan riset atau pengamatan

Kemungkinan besar Anda pasti sudah menentukan ide bisnis sejak awal. Namun agar seimbang, terjun saja dulu ke lapangan untuk melihat apakah ide tersebut akan berhasil.

Tanyakah apakah perlu menjalankan bisnis melalui proses validasi sebelum pada akhirnya melangkah jauh. Agar bisnismu sukses maka ide bisnismu harus bisa memenuhi kebutuhan pasar dan kamu harus bisa melihat situasi pasar.

Anda memerlukan rencana untuk membuat ide bisnis jadi kenyataan. Rencana bisnis adalah hal yang akan menuntunmu dari tahap awal sampai membentuk pertumbuhan bisnis yang harus dimiliki semua pebisnis baru.

Jika Anda mencari bantuan dari investor maka kamu harus membuat rencana bisnis dulu. Jika tidak mengantisipasi mencari dukungan keuangan, rencana bisnis yang sederhana dapat memberi kejelasan tentang apa yang ingin dicapai dan bagaimana rencana kedepannya.

2. Buat Rencana Keuangan

Memulai bisnis kecil tidak selalu membutuhkan uang banyak, tetapi itu akan melibatkan beberapa investasi awal serta kemampuan untuk menutupi pengeluaran yang sedang berlangsung sebelum menghasilkan laba.

Buatlah pengeluaran kasar yang sekiranya penting dan dibutuhkan di kemudian hari. Misalnya untuk sewa, iklan, produksi, gaji, listrik dan lainnya. Tujuannya adalah untuk bekerja melalui opsi dan membuat rencana untuk menyiapkan modal yang jadi kebutuhan untuk memulai bisnis.

Bisnis kecil dapat berupa kepemilikan perseorangan, kemitraan, perseroan terbatas, atau korporasi. Badan usaha yang Anda pilih akan memengaruhi banyak faktor mulai dari nama bisnis, kewajiban, hingga terkait perpajakan. Anda bisa memilih struktur bisnis awal kemudian mengevaluasi kembali dan mengubah struktur ketika bisnis tumbuh dan merasa perlu diubah.

3. Pilih Nama Bisnis

Nama bisnis akan memainkan peran dalam hampir setiap aspek bisnis. Jadi buatlah nama yang paling baik untuk bisnis Anda. Pastikan memikirkan semua implikasi potensial ketika menjelajahi opsi dan memilih nama untuk bisnis tersebut.

Setelah memilih nama bisnis itu, Anda perlu memeriksa apakah merek tersebut sudah digunakan atau belum. Kemudian, harus segera mendaftarkan nama yang dipilih pada domain agar bisa menjadi paten.

4. Dapatkan Lisensi dan Izin Dokumen

Dokumen adalah bagian dari proses ketika kamu memulai bisnis. Ada berbagai lisensi dan izin usaha kecil yang mungkin berlaku untuk kamu, tergantung dari jenis bisnis dan dimana tempat kamu membuka bisnis tersebut.

Usaha kecil berjalan efektif ketika ada suatu sistem. Salah satu sistem terpenting untuk bisnis kecil adalah sistem akuntansi. Sistem akuntansi diperlukan untuk membuat dan mengelola anggaran, menetapkan tarif dan harga produkmu, melakukan bisnis dengan orang lain, dan mengajukan pajak. Anda dapat membuat sistem akuntansi sendiri atau menyewa seorang akuntan untuk menjalankan sistem akuntansi tersebut.

5. Siapkan Lokasi Bisnis

Menyiapkan tempat bisnis penting untuk operasi bisnis. Apakah Anda membutuhkan ruang kantor atau tidak. Anda perlu memikirkan lokasi, peralatan, dan pengaturan keseluruhan, dan pastikan lokasi bisnis berfungsi untuk jenis bisnis yang akan dilakukan. Anda juga perlu mempertimbangkan apakah lebih masuk akal untuk membeli atau menyewakan ruang untuk melakukan bisnis tersebut.

Jika Anda akan mempekerjakan karyawan, sekaranglah saatnya kamu untuk memulai proses itu. Pastikan Anda meluangkan waktu untuk menguraikan posisi yang perlu diisi, dan tanggung jawab pekerjaan yang merupakan bagian dari setiap posisi. Namun jika Anda seorang solopreneur yang ingin menjalankan bisnis sendirian, maka tetap memerlukan tim untuk mendukung dan memotivasi bisnis itu.

6. Promosikan Bisnis

Setelah bisnis berjalan, Anda harus mulai menarik pelanggan. Anda akan ingin memulai dengan dasar-dasarnya dengan membuat rencana pemasaran. Kemudian, jelajahi ide-ide pemasaran sebanyak mungkin sehingga kamu dapat mempromosikan bisnismu dengan efektif. pr2

dilansir: liputan6.com