Tumbuh 2,80 Persen, Pertumbuhan Ekonomi Riau Masih Melambat
Cari Berita

Advertisement

settia

Tumbuh 2,80 Persen, Pertumbuhan Ekonomi Riau Masih Melambat

Senin, 05 Agustus 2019


PEKANBARU (HR) - Badan Pusat Statistik (BPS) Riau mencatat bahwa pertumbuhan ekonomi Riau pada triwulan II masih mengalami perlambatan. Riau menjadi propinsi terakhir dari 10 besar propinsi di Sumatera, dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 2,80 persen. 

Dikatakan oleh Kepala Bidang Statistik Distribusi, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau, Agus Nuwibowo bahwa angka pertumbuhan tersebut melambat dibandingkan triwulan I 2019 yakni sebesar 2,87 persen. Menurutnya, pertumbuhan q-to-q sebesar 0,87 persen. Pertumbuhan tersebut dipengaruhi oleh adanya moment lebaran, dimana konsumsi masyarakat meningkat terutama pada makanan dan minuman untuk lebaran.

"Pertumbuhan positif terjadi di hampir semua kategori ekonomi kecuali pertambangan dan galian serta jasa keuangan. Sedangkan distribusi terbesar adalah industri pengolahan sebesar 25,32 persen, pertambangan dan penggalian sebesar 25,24 persen, pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 22,70 persen," ujarnya, Senin (5/8) di Kantor BPS Riau.

Jika dilihat dari peningkatan seperti sisi produksi, peningkatan terjadi pada kategori perdagangan besar dan eceran, erat kaitannya dengan momen lebaran dan libur bersama yang jatuh di triwulan II 2019.

"Dari sisi pengeluaran, peningkatan terjadi pada komponen pengeluaran konsumsi akhir rumah tangga dan pembentukan modal tetap bruto terutama subkomponen bangunan," ungkapnya.

Dari sisi produksi, pertumbuhan didorong hampir semua lapangan usaha kecuali pertambangan dan penggalian dan jasa keuangan dan asuransi.

"Pertumbuhan tertinggi dicapai lapangan usaha pengadaan listrik dan gas yang tumbuh 17,43 persen. Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen konsumsi lembaga non-profit yang melayani rumah tangga yang tumbuh sebesar 29,38 persen," jelasnya.

Secara spasial, pada triwulan II-2019 Provinsi Riau berkontribusi sebesar 4,75 persen terhadap perekonomian nasional. Riau merupakan provinsi dengan PDRB terbesar ke-6 di Indonesia atau PDRB terbesar ke-2 di luar pulau Jawa,"pungkasnya. (pr-1)