Syamsuar: Insan Pers Diharapkan Menjadi Penyambung Lidah Pemerintah dan Masyarakat
Cari Berita

Advertisement

settia

Syamsuar: Insan Pers Diharapkan Menjadi Penyambung Lidah Pemerintah dan Masyarakat

Senin, 12 Agustus 2019


PEKANBARU, PARASRIAU.COM - Gubernur Riau, Syamsuar berharap agar insan pers khususnya yang tergabung dalam organisasi PWI Riau bisa menjadi penyambung lidah pemerintah dan masyarakat. Terutama untuk mengatasi berbagai persoalan, seperti Karhutla dan penertiban perkebunan ilegal di Riau. 

"Saya mengharapkan dukungan kawan-kawan wartawan untuk dapat mengimbau masyarakat agar tidak membakar lahan secara ilegal. Kita lebih bagus mencegah daripada memadamkan, kerena memadamkan api itu cukup berat," pintanya.

Menurutnya, Satgas Karhutla baik TNI/Polri dan Manggala Agni sudah bekerja keras melakukan pemadaman dan pencegahan Karhutla. Namun langkah itu belum cukup tanpa dukungan media. "Apalagi posisi Provinsi Riau ini berdekatan dengan negara jiran Malaysia dan Singapura. Musibah asap ini menjadi tanggungjawab kita bersama untuk menyelesaikannya. Ini marwah negeri kita, mari sama-sama kita jaga dan carikan solusinya bersama," harapnya.

Syamsuar menambahknya, pihaknya juga akan melakukan penertiban perkebunan ilegal, yang insya Allah hari ini akan dilakukan rapat bersama instansi terkait. "Kami akan menertibkan perkebunan ilegal, tak ada izin dan sebagainya bersama Forkopimda. Ada juga BPN, Kanwil Pajak dan lainnya untuk menyisir perkebunan ilegal," ulasnya.

Dirinya juga berharap agar media dapat mengawal. Jika ada masukan dan saran terbaik agar disampaikan sehingga pihaknya bisa melaksanakan pekerjaan lebih baik. 
Pada kesempatan yang sama Syamsuar secara simbolis menyerahkan satu ekor sapi qurban kepada PWI Riau untuk dapat dibagikan kepada yang berhak menerimanya. "Program ini memang sudah menjadi program rutin tahunan, semoga ini dapat berlanjut. Saya juga mengucapkan terima kasih karena sudah diundang dan dijamu oleh seluruh pengurus dan anggota PWI Riau di hari Idul Adha. Semoga apa yang kita qurbankan diterima Allah SWT pahalnya," tutupnya. pr2