3 Mahasiswa UI Bikin Jam Tangan Pintar Atasi Kecanduan Internet
Cari Berita

Advertisement

settia

3 Mahasiswa UI Bikin Jam Tangan Pintar Atasi Kecanduan Internet

Sabtu, 24 Agustus 2019


JAKARTA, PARASRIAU.COM - Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) berhasil membuat alat untuk mengatasi ketergantungan internet. Alat tersebut berupa jam tangan pintar atau smart watch. Alat ini dibuat untuk mengatasi persoalan ketergantungan internet di kalangan milenial.

Ketiga mahasiswa tersebut adalah Irfan Budi Satria (Teknik Elektro Tahun Angkatan 2016 Fakultas Teknik (FTUI)), Nabila Ayu Budianti (Biologi2016 Fakultas MIPA (FMIPA) dan Alhuda Reza Mahara (Teknik Komputer 2016 FTUI). Mereka dibimbing oleh dosen FTUI Arief Udhiarto.

Mereka memberi nama alat tersebut yaitu Nettox Watch. Alat ini dapat mendeteksi tingkat penurunan variabilitas detak jantung dan mencatat waktu aktivitas internet pengguna secara real-time. "Sehingga dapat memunculkan peringatan akan penurunan kesehatan akibat penggunaan internet berlebihan," kata Irfan, salah satu mahasiswa saat dikonfirmasi, Jumat (23/8).

Dia menjelaskan, teknologi yang digunakan dalam Nettox Watch adalah terapi berbasis biofeedback. Teknologi ini menggunakan sinyal-sinyal biologis tubuh untuk memberikan peringatan kesehatan kepada pecandu internet pada smartphone secara berlebihan. Hal tersebut tersebut memiliki dampak negatif terhadap kesehatan, seperti penurunan variabilitas detak jantung (HRV).

"Inspirasi membuat alat ini berawal dari melihat perangkat wearable dengan sensor kesehatan yang kini semakin canggih, seperti Xiaomi Mi Band. Wearable Nettox ingin membawa teknologi ini semakin jauh dengan menggunakan data dari sensor untuk mengindikasi apakah pengguna mengalami penurunan kesehatan akibat penggunaan internet berlebihan," paparnya.

Saat ini, mereka telah membuat purwarupa dari Nettox Watch. Penggunaan jam tangan pintar ini tentu akan berbeda pada masing-masing pengguna. Sebab, ketiga mahasiswa itu menambahkan fitur personalisasi berupa informasi kondisi fisik pengguna.

Kondisi fisik pengguna mempengaruhi bacaan variabilitas detak jantung dan preferensi pengguna untuk menerima feedback seperti apa (visual, auditori, kinestetik) yang ingin diterima dari Nettox Watch.

"Diharapkan, kolaborasi mahasiswa lintas jurusan yang menghasilkan Nettox Watch ini dapat menjadi sebuah jam tangan pintar yang wearable yang cocok digunakan oleh para remaja generasi milenial dan juga membantu mereka untuk mengontrol penggunaan internet mereka," pungkasnya.***

dilansir: merdeka.com