Dinilai Sangat Berkontribusi, Rektor UMRI Serahkan Achievment Award kepada Prof Dr Muhadjir Effendy
Cari Berita

Advertisement

Dinilai Sangat Berkontribusi, Rektor UMRI Serahkan Achievment Award kepada Prof Dr Muhadjir Effendy

Sabtu, 27 Juni 2026

Dinilai Sangat Berkontribusi, Rektor UMRI Serahkan Achievment Award kepada Prof Dr Muhadjir Effendy

PEKANBARU, PARASRIAU.COM - Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Dr Muhadjir Effendy, dinobatkan sebagai salah satu tokoh yang mendapatkan penghargaan spesial di Puncak Milad ke 18, Universitas Muhammadiyah (Umri), Sabtu (27/06/26).

Tokoh yang juga mengemban amanah sebagai Penasehat Khusus Presiden RI bidang Haji tersebut, menerima Penghargaan Prestasi yang diserahkan langsung oleh Rektor Umri, Dr Saidul Amin.

Sementara itu, dalam kegiatan itu, Muhadjir menjadi penerima Achievment Award Umri.

Muhadjir Effendi dinilai berkontribusi memberi strategi penguatan dan pelatihan bagi Umri.

Muhadjir pula yang memberi dukungan besar berdirinya Fakultas Kedokteran dan Rumah Sakit Pendidikan Umri. 

Muhadjir juga berkontribusi dalam pendirian Rumah Susun Mahasiswa atau Rusunawa Umri dan memperluas jaringan dalam ekosistem pendidikan tingkat nasional.

Selain Muhadjir, penerima Achievment Award adalah Brigjen Saleh Djasit, mantan Gubernur Riau yang kini menjadi Ketua Dewan Penyantun Umri.

Saleh dianggap berjasa memberi wakaf untuk pembangunan gedung Tajdid Center, menjadi Ketua Dewan Penyantun Umri, dan dukungan memperkuat posisi Umri sebagai lembaga pendidikan tinggi yang diperhitungkan di Riau.

Mantan Menteri Pendidikan ini berterima kasih atas penghargaan Umri.

“Menurut saya, sumbangan saya tidak banyak bagi Umri. Lebih banyak pak Saleh Djasit,” katanya.

Apalagi di Muhammadiyah jarang sekali ada pemberian penghargaan. “Karena semua yang dilakukan hanya mengharap ridho Allah” tuturnya.

Sementara itu, Saleh Djasit menyampaikan terima kasih karena menerima penghargaan dari Umri.

Saleh mengaku senang melihat Umri tumbuh pesat, terutama setelah dipimpin oleh Saidul Amin.

Dia menilai, Umri dapat menjadi universitas yang semakin diperhitungkan di Indonesia.

Selain Achievment Award, di saat bersama Umri juga menyerahkan Anugerah Sang Penggerak kepada tiga orang yang dianggap memiliki jasa peletakan pondasi kelahiran Umri.

Penerima pertama yaitu Ketua Pimpinan Wilayah Muhamamdiyah (PWM) Riau periode 1990-1999, H Radja Roesli BA yang dinilai berjasa menyebarkan cita-cita Muhammadiyah dengan membangun perguruan tinggi di Riau.

Lalu H Abdul Kadir Salim selaku Ketua PWM 2000-2005. Ia dianggap berperan menjadi bagian integral dari proses penguatan kelembagaan dan mengantarkan perguruan tinggi Muhammadiyah di Riau menuju transformasi menjadi Umri.

Ketiga diserahkan kepada Prof Dr H Muchtar Ahmad MSc Ketua PWM 2005-2008 yang aktif mencanangkan kebun Umri di Pasir Putih Kampar.

Dia juga diukur memperkuat landasan transformasi lembaga tinggi menjadi prioritas.

Dimana, Prof Muchtar Ahmad aktif mentransformasi perguruan tinggi Muhammadiyah dari bentuk akademi menjadi universitas.***