Libur Lebaran, Destinasi Wisata Riau Padat Pengunjung
Cari Berita

Advertisement


Libur Lebaran, Destinasi Wisata Riau Padat Pengunjung

Kamis, 05 Mei 2022



PEKANBARU, PARASRIAU.COM - Masa liburan dimanfaatkan sebagian besar masyarakat untuk berwisata. Tidak di Provinsi Riau.


Apalagi sejak pandemi Covid-19 mengancam masyarakat selama dua tahun terakhir. Nyaris dunia pariwisata hancur-lebur, karena sepanjang tahun tidak boleh ada pengunjung.


Kalaupun boleh, harus dibatasi oleh protokol kesehatan (prokes).


Menyusul Berkurangnya Kasus Covid-19 dan pemerintah pun melonggarkan aturan untuk berkumpul, kondisi ini tentu saja disambut antusias oleh masyarakat.


menakjubkan mengherankan jika pada masa libur lebaran tahun 1443 H/2022 ini, jumlah destinasi wisata diserbu masyarakat. Termasuk di Negeri Melayu Lancang Kuning.


"Kondisi desnitasi wisata di Provinsi Riau, seperti di Siak, Kampar, Inhil, Kuansing dan lainnya dilaporkan sangat padat, namun terkendali," ungkap Kadis Pariwisata Provinsi Riau, Roni Rakhmat, Rabu (05/05/2022).


Di Kota Pekanbaru sendiri dari jumlah informasi yang diterima, terlihat tempat-tempat rekreasi padat yang dikunjungi masyarakat. "Masyarakat haus hiburan, karena sudah lama terkungkung oleh Covid-19," ucap seorang warga yang mengaku bernama Andi. 


Andi sendiri sengaja membawa anak-anak bermain di salah satu tempat rekreasi di sekitar Simpang Tiga, Pekanbaru. 


Menggeliatnya jumlah destinasi wisata yang diharapkan akan membawa multiplier effect terhadap ekonomi masyarakat.


"Mudah-mudahan para pedagang yang ada di sekitar desnitasi mendapat manfaat. Dagangan mereka jadi laku," harap Gubernur Riau (Gubri) Drs H Syamsuar, MSi.


Buka Penerbangan Internasional


Menyusul Kurangnya Kasus Covid-19 dan kembali dibukanya jumlah destinasi wisata di Provinsi Riau, Gubri Syamsuar berharap agar Pemerintah Pusat segera membuka rute penerbangan internasional dari dan ke Riau.


"Penerbangan ini kan sangat besar pengaruhnya. Orang ingin langsung ke Riau tanpa perlu transit di Jakarta. Harapan kita berharap pemerintah membuka rute internasional ini," kata Gubri seraya mengaku sudah sejak beberapa bulan lalu melayangkan surat permintaan kepada Menhub RI. (*)


Editor: M Ikhwan