Rektor UMRI Dr Saidul Amin Ingin Persyarikatan dan Amal Usaha Muhammadiyah Maju Bersama
Cari Berita

Advertisement


Rektor UMRI Dr Saidul Amin Ingin Persyarikatan dan Amal Usaha Muhammadiyah Maju Bersama

Rabu, 05 Januari 2022



PEKANBARU, PARASRIAU.COM – Rektor baru Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), Dr H Saidul Amin MA dalam waktu dekat akan menggabungkan antara persyarikatan dengan amal usaha Muhammadiyah. Program ini merupakan kegiatan pendek diawal masa ke pemimpinannya. 


Tujuannya untuk menghindari pengkotak-kotakkan antara kader dengan pelaku usaha di organisasi Kemuhammadiyahan. Dimana kedua belah pihak saling dukung-mendukung dalam setiap kegiatan dan amal usaha.


“Kita berharap bidang persyarikatan (Kader) merasa memiliki amal usaha (UMRI) dan begitu sebaliknya. Sehingga kita bisa tambah maju secara bersama-sama kedepan. Baik bidang persyarikatan maupun amal usaha,” kata Dr Saidul, saat kopi morning bersama wartawan di Kampus Utama UMRI, Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru, Rabu (5/1/2022).


Khusus di UMRI, Dr Saidul sudah membentuk tim untuk memperbaiki struktural internal. Target satu bulan kedepan, tim sudah mulai bekerja untuk membenahi internal sesuai dengan visi misi masa kepemimpinannya kedepan.

 

Diantara yang diperbaiki yakni, setiap jurusan yang bisa mencapai akreditasi ‘A’, maka akan diberi reward Rp 100 juta. Begitu juga bagi dosen yang bisa meraih guru besar (Profesor), maka akan diberi reward Rp 100 juta.


“Sekarang jurusan yang ada banyak terakreditasi B. Termasuk dosen kebanyakan masih doktor. Maka sekarang kita mendorong Sumber Daya manusia (SDM) UMRI untuk bisa meningkatkan diri, supaya UMRI bisa menjadi lebih besar kedepan,” ujar Dr Saidul.


Selain itu, untuk masa perkuliahan tatap muka, masih dibatasi. Mahasiswa lebih banyak melakukan kuliah online selama masa Covid-19. Karena UMRI tetap menerapkan Protokol Kesehatan demi menjaga kesehatan dan keamanan mahasiswa.


“Saat ini kita masih membatasi perkuliatan tatap muka. Nanti setelah ada arahan dari Pemerintah untuk kuliah full tatap muka baru kita laksanakan,” jelas Dr Saidul. pr1


Editor: M Ikhwan