Pimpin Upacara Hari Jadi Pekanbaru ke-237, Walikota: Masyarakat Diharapkan Tetap Optimis Hadapi Pandemi
Cari Berita

Advertisement


Pimpin Upacara Hari Jadi Pekanbaru ke-237, Walikota: Masyarakat Diharapkan Tetap Optimis Hadapi Pandemi

Rabu, 23 Juni 2021

Walikota Pekanbaru Dr Firdaus MT memimpin upacara Hari Jadi Pekanbaru ke-237 Tahun secara virtual di Lantai 6 Kompleks Perkantoran Tenayan Raya


PEKANBARU, PARASRIAU.COM - Walikota Pekanbaru, Dr. H. Firdaus, ST. MT, Rabu (23/6/2021) langsung memimpin upacara peringatan Hari Jadi Kota Pekanbaru ke-237 yang diperingati di tengah suasana pandemi Covid-19. Peringatan tersebut berlangsung secara virtual di Lantai 6 Kompleks Perkantoran Tenayan Raya, Kota Pekanbaru. 


Firdaus dalam sambutannya berkisah tentang sejarah singkat Pekanbaru yang dulunya bernama “Senapelan” yang dipimpin seorang Kepala Suku atau disebut Batin. Dengan berjalannya waktu, Kota Pekanbaru terus berkembang menjadi kawasan pemukiman baru dan berubah menjadi Dusun Payung Sekaki yang terletak di muara Sungai Siak.


Senapelan yang kemudian lebih populer disebut sebagai Kota Pekanbaru resmi didirikan pada tanggal 21 Rajab, tepatnya Hari Selasa tahun 1204 H bertepatan dengan tanggal 23 Juni tahun 1784 M oleh Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazamsyah di bawah pemerintahan Sultan Yahya. Tanggal ini kemudian ditetapkan sebagai hari jadi Kota Pekanbaru.


Mengusung tema "Bangkit Menghadapi Pandemi Covid-19, Bersinergi Membangun Smart City Madani untuk Indonesia Maju", peringatan 237 Tahun Hari Jadi Pekanbaru berlangsung khidmat. Walikota pun terus mengajak masyarakat Kota Pekanbaru untuk tetap optimis menghadapi ujian pandemi yang hingga kini belum berakhir.


"Sesuai tema hari jadi, mari kita bangkit menghadapi pandemi ini dengan cara mematuhi prokes dan ikut vaksin. Bila sudah terbentuk kekebalan komunal berkat vaksin, kita bisa bergerak melakukan apa saja. Karena vaksin Covid-19 bisa membantu membentuk kekebalan tubuh yang akan melindungi diri sendiri dan orang di sekitar kita dari wabah Covid-19," jelas Firdaus.


Di hadapan wartawan saat konfrensi pers siang tadi, Walikota mengurai berbagai capaian pembangunan selama kepemimpinan dirinya bersama Ayat Cahyadi sebagai wakil walikota. Di bawah kepemimpinan Walikota Dr. H. Firdaus, ST. MT dan Wakil Walikota H. Ayat Cahyadi, S.Si, kini Kota Pekanbaru berubah menjadi “Bandar Raya” yang berkembang pesat dalam pembangunan di segala bidang.


Termasuk pembangunan budaya Melayu sebagai akar budaya yang hidup dan berkembang jauh sebelum berdirinya Pekanbaru sebagai sebuah Kota Metropolitan seperti sekarang ini.


Dijabarkannya bahwa Ibu Kota Provinsi Riau ini berpenduduk sebanyak 1,4 juta jiwa dan memiliki luas sekitar 63.901,54 hektare yang terdiri dari wilayah non perkotaan 8,970 ha dan kawasan perkotaan 54,93 ha. Jika mengacu pada UU Penataan Ruang, Kota Pekanbaru semestinya memiliki 12.780,31 ha RTH untuk memenuhi angka 30 persen dari luasan kota. Namun, saat ini di Pekanbaru sendiri hanya memiliki 3.195,08 hektare RTH yang terdiri dari jalur hijau, pemakaman, taman kota, hutan kota dan taman median jalan.


Firdaus pun kemudian mengubah konsep pembangunan dari membangun taman dalam kota menjadi membangun kota dalam taman. Perubahan konsep ini disiapkan secara matang. Pusat perkantoran baru di Kecamatan Tenayan Raya juga menjadi percontohan pembangunan kota baru, yakni Kota Pekanbaru berbasis Green City. Harapannya, proyeksi 20 persen RTH di Kota Pekanbaru akan bisa terwujud.


Lanjutnya, konsep pengelolaan kota yang mengedepankan lingkungan diadopsi dari Singapura dan Xiamen, Cina. Kawasan Perkantoran di Kecamatan Tenayan Raya akan menjadi kota baru. Dari total luas lahan 300 hektar, baru 117 ha yang digunakan untuk pembangunan 10 gedung. Modelnya sembilan gedung menjadi satelit atau mengelilingi gedung utama yang menjadi pusat pemerintahan.


Masih banyak capaian yang diraih Kota Pekanbaru selama kepemimpinan Firdaus-Ayat. Salah satu yang paling dirasakan masyarakat manfaatnya adalah pada tahun 2014 lalu, Walikota Pekanbaru DR H Firdaus ST MT menerima Penghargaan Pelayanan Publik Terbaik. Keberadaan pelayan publik yang terintegrasi dalam satu pintu, kini telah memudahkan masyarakat dalam memgakses layanan publik.


Dan dalam momentum hari jadi Kota Pekanbaru ini, Firdaus kembali berharap apa yang menjadi cita-cita pemerintah dalam pembangunan bisa tercapai. "Sekarang ini kita sama-sama bertekad bahwa Covid-19 ini tidak menjadi penghalang dalam meraih cita-cita. Maka, semangat dan tekad agar menjadi dorongan masyarakat Kota Pekanbaru, agar bisa giat lagi dalam membangun negeri untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan bersama," tutupnya. pr2