Jelang Akhir Ramadhan, Jumlah Kedai Kopi Produk Indonesia Kembali Bertambah di Mesir
Cari Berita

Advertisement


Jelang Akhir Ramadhan, Jumlah Kedai Kopi Produk Indonesia Kembali Bertambah di Mesir

Senin, 10 Mei 2021


MESIR, PARASRIAU.COM - Kedai kopi yang menyajikan produk kopi Indonesia kembali bertambah jumlahnya di Mesir. Hal ini dibuktikan dengan dibukanya Kedai Kopi Bayt El Bon Brazili di bilangan Nasr City, Cairo, Minggu (9/5/2021). 


Pembukaan kedai kopi baru tersebut langsung diresmikan oleh Duta Besar RI untuk Mesir, Dr.(H.C) Lutfi Rauf didampingi Atase Perdagangan KBRI Cairo.



"Kami bangga kopi Indonesia semakin mewarnai dan menjadi primadona di pasar Mesir. Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada  Hassan Haggag dan group yang terus mempromosikan kopi Indonesia secara kontinyu dan menggandeng UMKM sektor kopi dalam rangka memperkuat posisi Indonesia sebagai market leader kopi Indonesia di pasar Mesir," ungkap Dubes Lutfi Rauf seusai pengguntingan pita.

 

Di masa masa pandemi Covid-19, khususnya di penghujung bulan Ramadhan dan menjelang perayaan Idul Fitri, katanya, pemerintah Mesir makin meningkatkan pengetatan protokol kesehatan. Diantaranya dengan penutupan mall, kafe dan restoran pada pukul 21.00 malam. Hal ini memberikan angin segar bagi peningkatan konsumsi kopi Indonesia, yang semakin marak menjadi sajian primadona bagi kalangan rumah tangga dan masyarakat di Mesir.


Dr. Hassan Sayed Haggag dan Mohamed Haggag selaku Direksi Haggag for Import and Export yang juga pemilik Kedai Kopi Bayt Bon Brazili mengakui telah mengimpor produk biji kopi pilihan Indonesia, utamanya jenis Robusta Indonesia sejak tahun 2003 hingga saat ini. Pihaknya juga telah menerima penghargaan pemerintah Indonesia, sebagai bentuk apresiasi Pemerintah RI kepada buyer luar negeri yang secara kontinyu dan loyal membeli produk Indonesia.


Kedai Kopi yang diresmikan ini dengan nuansa yang lebih milenial, menjangkau kalangan menengah Mesir terletak di posisi strategis, tak jauh dari kompleks Mall Citystar, salah satu pusat pertokoan terbesar di jantung kota Cairo. Keberadaan kedai kopi ini menambah jumlah lahan usaha yang dimiliki Hassan Haggag saat ini, sehingga jumlahnya menjadi empat kedai kopi. Selain itu Haggag juga telah memiliki investasi di Sumatera dalam bentuk usaha joint venture pengolahan kopi bernama Golden Coffee yang telah diresmikan pada tahun 2020 silam.


Haggag menuturkan, pihaknya bersama-sama dengan perusahaan Knoz El Bonni dan El Nada Co,  berkomitmen mengimpor biji kopi Indonesia pada tahun 2021 sebesar USD 30 juta atau senilai Rp. 429 miliar untuk memenuhi kebutuhan penduduk dari utara hingga selatan negara Mesir.


Sebagai produk pendukung kopi, Haggag juga mengimpor rempah-rempah Indonesia. Diantaranya biji pala, cengkeh dan kayu manis dari wilayah Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi.


Atase Perdagangan KBRI Cairo, Irman Adi Purwanto Moefthi menambahkan, nilai ekspor kopi Indonesia ke Mesir pada tahun 2020 mencapai USD 50 juta atau senilai Rp 715 miliar. Tren pertumbuhan ekspor ini positif dan memberi sinyal meningkatnya jumlah penikmat kopi di Mesir yang mencari sensasi kelezatan minum kopi Nusantara di masa pandemi Covid-19. pr2


Editor: M Ikhwan