Terganjal SIPD, DPRD Minta Pemko Pekanbaru Cari Solusi Penggunaan APBD 2021
Cari Berita

Advertisement


Terganjal SIPD, DPRD Minta Pemko Pekanbaru Cari Solusi Penggunaan APBD 2021

Kamis, 22 April 2021


PEKANBARU, PARASRIAU.COM - DPRD Kota Pekanbaru mendorong Pemko mencarikan solusi jangka pendek dalam penggunaan belanja APBD yang telah dianggarakan. Sebab, sampai saat ini APBD murni 2021 masih terganjal Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD).


Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Hamdani MS mengatakan, baik masyarakat maupun OPD teknis masih menunggu bagaimana perputaran APBD Pemko Tahun Anggaran 2021 bisa direalisasikan dengan cepat.


"Harusnya ada solusi jangka pendek. Dengan pergeseran anggaran, mungkin dapat mempercepat proses realisasi APBD," kata Hamdani, kepada wartawan, Kamis (11/3/2021).


Selain eksekutif, legislatif katanya, berencana mempertanyakan solusi jangka pendek melalui Dirjen Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Dia mencontohkan solusi jangka pendek seperti hal teknis pokok, tidak perlu masuk melalui sistem aplikasi karena bersifat urgensi.


"Seperti gaji misalnya, langsung dibayarkan tidak harus masuk melalui pola (sistem) tersebut. Tapi inikan domain eksekutif," terang Hamdani.


Adanya penyeragaman regulasi sistem yang dilaksanakan Pemerintah Pusat, membuat seluruh daerah terkendala. Padahal kata Hamdani, tidak semua daerah dipaksakan untuk hal seperti ini. Kondisi geografis dan SDM tentunya berbeda.


"Pengaplikasian ini tidak segampang yang dibayangkan. Kalau di teknis Kemendagri mengharuskan maksimal. Tapi gara-gara sistem baru ini, sudah 3 bulan, semua daerah termasuk Pemko jadi tersandera," paparnya.


Selain itu, ada sanksi tegas juga bagi daerah yang tidak mau mengikuti aturan regulasi yang diterapkan oleh pemerintah pusat tersebut. "Kalau pusat ini main sanksi saja, kalau tidak diikuti, pemotongan Dana Alokasi Khusus," pungkasnya. ***